Drg. Agus Baijuri Resmi menjadi Pengcam P3SI Tanjungbumi Bangkalan

Minggu, 03 Oktober 2021 : 20.17
Drg. Agus Baijuri sebagai pengurus baru P3SI Pengcam Tanjungbumi memberikan piagam dan piala kepada para pemenang Latihan Dinilai penghobi perkutut di lapangan Macajah Tanjungbumi/ist/Agus Nugroho. 

Bangkalan - Pelantikan pengurus
Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (P3SI), Pengcam Tanjungbumi resmi dilantik. Diharapkan dengan pelantikan pengurus ini, Bangkalan bisa lebih meratakan hobi perkutut ke masyarakat yang tidak terjangkau oleh Pengda.

Pengcam adalah kepanjangan tangan dari Pengda untuk mengurusi penghobi pada wilayah yang tidak mampu terjangkau oleh Pengda. Sehingga nantinya keberadaan Pengcam, setiap program-program Pengda bisa terealisasi dan tersampaikan pada tingkat yang paling bawah.

Acara pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua P3SI Pengda Bangkalan, Ir.R.Moh Mahmud berlokasi dilapangan Macajah Tanjungbumi, Bangkalan pada Minggu, (3/10/2021).

Dalam sambutannya, Ketua Pengda Bangkalan berharap agar Pengurus Pengcam Tanjungbumi yang baru ini bisa memberikan kontribusi besar bagi perkembangan hobi perkutut, khususnya di Bangkalan karena Tanjungbumi merupakan daerah yang berbatasan dengan Sampang bagian utara.

“Fungsi dari Pengcam adalah membantu mensosialisasikan program Pengda sampai ketingkat yang paling bawah, sehingga tidak ada masyarakat yang belum mengetahui dan menerima program dari Pengda,” sambung pemilik CTP Bird Farm Bangkalan ini.

Acara pelantikan juga diramaikan dengan gelaran Latihan Dinilai yang khusus membuka kelas Piyik Hanging sebanyak tiga blok, yang mampu menampung 150 burung peserta.

Drg. Agus Baijuri yang diserahi tanggungjawab untuk memimpin Pengcam Tanjungbumi mengaku siap mengemban amanah dan akan memberikan seluruh pengetahuan baru yang sampai saat ini masih belum dimiliki para penghobi perkutut.

“Tugas pertama yang akan kami lakukan adalah menyasar pemain lama yang sudah vakum untuk bisa kembali menekuni hobi dan mencari pemain-pemain baru untuk ikut serta meramaikan hobi perkutut di Tanjungbumi,” harap drg. Agus Baijuri.

“Penghobi di Tanjungbumi rata-rata adalah pemain lama, sehingga belum sepenuhnya mengerti perkembangan perkutut saat ini, kami ingin ada waktu dan kesempatan untuk mendatangkan mentor guna memberikan ilmu seputar hobi perkutut yang lagi trend,” sambung dokter gigi yang sekaligus juga menjadi aktivis pegiat kebersihan sampah plastik diwilayah pantai Banyu Sangkah.

Dalam kesempatan tersebut, juga hadir Ketua P3SI Pengwil Jawa Timur, H.Gunawan, yang ikut memantau langsung kegiatan yang ada. Bahkan H.Gunawan sempat mengucapkan selamat kepada Pengurus Pengcam Tanjungbumi yang terpilih. 

“Saya sebenarnya ada acara ke Jakarta, tapi batal berangkat, akhirnya saya datang ke Tanjungbumi,” ungkap pemilik Amuse Bird Farm Bangkalan.

Pelaksanaan latihan dinilai berlangsung sukses dan lancar, tidak ada kendala yang menghambat acara. Sejak dimulai sampai berakhir, seluruh rangkaian bisa berjalan sesuai harapan. 

“Alhamdulillah acara bisa berjalan sesuai keinginan panitia,” jelas Bambang Sutrisno selaku ketua pelaksana.

Semua ini menjadi bukti bahwa dukungan yang luar biasa diberikan oleh kung mania, tidak sekedar menjadi peserta saja, tetapi mereka ikut memiliki gelaran untuk pertama kalinya sejak Pengcam Tanjungbumi kembali dihadirkan. Rasa persaudaraan begitu kental terlihat selama acara berlangsung.

Empat babak penjurian yang diberikan, berlangsung dalam suasana hiruk pikuk. Suara peserta yang berada dipinggir lapangan semakin menambah hangat persaingan yang terjadi di dalam lapangan. Cuaca cerah cenderung panas, semakin membuat perebutan posisi kejuaraan berlangsung seru dan menegangkan.

Di akhir babak, saat penilaian berada di meja rekap, diumumkan peserta yang berhasil meraih juara. Untuk podium pertama berhasil didapat Sri Rama orbitan Holik JBN Galis, ditetapkan sebagai peraih juara. Keberhasilan perkutut bergelang JBN yang digantang pada nomor 32, berkat raihan bendera tiga warna pada babak pertama, kedua dan keempat serta bendera dua warna hitam pada babak ketiga.

Disusul kemudian oleh Superboy, andalan Suud Galis. Menempati nomor gantangan 35, perkutut bergelang LB sukses meraih bendera tiga warna pada babak pertama dan keempat serta bendera dua warna hitam pada babak kedua dan ketiga. Ditempat ketiga ada Aktor Muda, amunisi Abdul Wahid Socah.

Berada pada nomor gantangan 138, perkutut produk ternak Nofa sukses meraih bendera tiga warna pada babak pertama dan keempat, dua warna pada babak kedua dan bendera bunyi pada babak ketiga.

"Agenda kali ini adalah kegiatan kami untuk pertama kalinya, terus terang saya belum pengalaman dalam hal ini. Untuk itulah jika ada yang kurang berkenan, saya atas nama panitia meminta ma’af dan mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kehadiran seluruh peserta,” tutup drg. Agus Baijuri mengakhiri acara pelantikan dan Latihan Dinilai tersebut.(Agrobur/Agus Nugroho)
Bagikan Artikel

Rekomendasi