TMMD Kodam IX Udayana Majukan Perekonomian Rakyat di Daerah Pedesaan Terluar

Selasa, 28 September 2021 : 17.02

Kodam IX/Udayana memajukan pedesaan terluar./Dok. Kodam IX/Udayana
 Denpasar - Kodam IX/Udayana menggelar program TMMD ke-112  yang bertujuan membangkitkan semangat sebagai upaya memajukan perekonomian di  daerah pedesaan terluar.

Program TMMD yang menyentuh pembangunan fisik infrastruktur maupun kegiatan non fisik diharapkan mampu membuka potensi dan sumber daya wilayah, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat yang selama ini terbatas.

Demikian disampaikan Kapendam IX/Udayana Letkol Kav Antonius Totok Y.P., S.I.P., pada Selasa (28/9/2021) di Denpasar, terkait pelaksanaan TMMD yang resmi dibuka pada Rabu (15/9/2021) lalu dengan ditandai dengan penandatanganan dan penyerahan dokumen berita acara dari Pemda kepada Dandim setempat selaku Dansatgas TMMD.

Meski di tengah pandemi yang masih melanda di seluruh dunia termasuk di Indonesia saat ini, kami TNI Angkatan Darat dalam hal ini Kodam IX/Udayana, selalu berusaha mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat di sekitar kita.

“Ini adalah bentuk komitmen TNI AD sebagai tentara rakyat dalam membantu masyarakat", ujar Kapendam yang dilansir dari keterangan tertulis.

Hingga ke-112 ini pelaksanaan TMMD, dinilai dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pedesaan, terpencil, terluar maupun terisolir terutama dalam meningkatkan kesejahteraan.

Keberhasilan setiap pelaksanaan TMMD tidak terlepas dari sinergitas antara TNI bersama Pemerintah dan instansi terkait serta keterlibatan dan dukungan masyarakat untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di berbagai sektor.

Menurut Kapendam, melihat upaya dan tujuan TMMD yang begitu mulia, tidaklah berlebihan apabila kegiatan TMMD dapat diibaratkan sebagai upaya bersama dalam menggali mutiara terpendam di daerah pedesaan, terpencil, terluar maupun terisolir dengan sasaran utamanya adalah mengatasi kesulitan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Ketahui bersama, bahwa sejatinya Indonesia merupakan daerah yang subur dan kaya akan sumber daya alamnya. Potensi-potensi ini belum dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat karena pembangunan yang belum merata.

“Hal inilah yang kita gali dan bangkitkan sebagai upaya memajukan perekonomian rakyat yang selama ini belum tereksplorasi dan dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat”, ungkap Kapendam.

Seperti TMMD ke-112 di Kodim 1601/Sumba Timur yang mempunyai sasaran fisik pengerjaan saluran irigasi.

Saluran irigasi yang dibangun diharapkan mampu memberi pasokan air secara terus menerus di lahan pertanian yang selama ini merupakan lahan sawah tadah hujan.

Frekuensi tanam akan menjadi meningkat, diikuti frekuensi panen yang akan meningkat pula sehingga penghasilan masyarakat bertambah.(Miftach Alifi)

Bagikan Artikel

Rekomendasi