Sepanjang 2021 Bukukan Transaksi Rp514 Triliun, Mirae Asset Ekspansi ke Bogor

Minggu, 26 September 2021 : 00.00

Agustinus Bazookandhy SPV Office Education Management Agustinus Bazookandhy (kiri), CEO Mirae Asset Sekuritas Tae Yong Shim (tengah) dan Senior Investment Specialist Yulia/Dok.Mirae Asset Sekuritas
Jakarta- Seiring pencapaian nilai transaksi perusahaan sepanjang tahun ini yang sudah menembus Rp 514 triliun Sekuritas dengan nilai transaksi terbesar PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia membuka cabang baru di Kota Bogor guna mengakomodasi kebutuhan investor sekaligus melanjutkan ekspansi.
 
CEO Mirae Asset Sekuritas Tae Yong Shim, mengatakan, nilai transakasi sejak awal tahun hingga kemarin Rabu, 22 September 2021, sudah lebih dari Rp 104 triliun di atas pencapaian setahun penuh 2020 yaitu Rp 410 triliun.

“Dengan adanya pembukaan cabang baru di Bogor yang kami buka Rabu 22 September 2021, kami optimistis nilai transaksi 2021 akan tumbuh lebih besar lagi hingga akhir tahun,” ujar Tae Yong Shim dalam rilis, Kamis 23 September 2021.

Hingga 22 September 2021, Mirae Asset Sekuritas masih kokoh di peringkat pertama perusahaan efek dengan nilai transaksi saham terbesar di Bursa Efek Indonesia sekaligus mendominasi bursa saham domestik.

Nilai transaksi dicatat perusahaan mencapai Rp 514,17 triliun dengan pangsa pasar 11,07% dari total transaksi bursa Rp 4.643 triliun sejak awal tahun hingga kemarin.

Kata Tae Yong, nilai transaksi Mirae Asset Sekuritas itu berselisih Rp 182,86 triliun dari sekuritas yang berada di posisi kedua.

Di bawah Mirae Asset Sekuritas, sekuritas di peringkat kedua mencatatkan nilai transaksi Rp 331,3 triliun dan di peringkat ketiga mencatatkan transaksi Rp 276,94 triliun. Masing-masingnya memiliki pangsa pasar 7,13% dan 5,96% dari total transaksi di bursa.
 
Terkait pembukaan kantor cabang Bogor, Tae Yong Shim mengatakan bahwa langkah itu merupakan penerapan dari strategi ekspansi Mirae Asset Sekuritas untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dan calon investor.

Dengan kedekatan tersebut, perseroan dapat memberikan layanan yang lebih maksimal kepada nasabah dan masyarakat terkait produk investasi pasar modal.

“Mirae Asset Sekuritas percaya untuk pasar saham retail, service yang paling tepat adalah kombinasi antara teknologi dengan personal touch. Nasabah memang butuh bertransaksi secara online, tetapi tetap butuh didampingi, karena itu kami tidak berhenti berekspansi.”

Tae Yong Shim mengatakan ada lima faktor utama yang menyebabkan Bogor menjadi pilihan target ekspansi Mirae Asset Sekuritas. Pertama, predikat sebagai salah satu kota terbesar di Jawa Barat dengan jumlah penduduk lebih dari 5 juta jiwa. Kedua, penyangga DKI Jakarta dengan 600.000 orang penduduk berstatus komuter.

Ketiga, potensi pertumbuhan Kota Bogor terutama di bidang pemukiman, pelayanan, perekonomian, industri, perdagangan, dan pariwisata.

Keempat, adalah kota ketiga dari sisi jumlah investor di Jawa Barat, setelah Bandung dan Bekasi. Kelima, fakta bahwa saat ini tercatat sudah lebih dari 4.500 nasabah aktif Mirae Asset Sekuritas yang bermukim di kota yang berjuluk Kota Hujan tersebut. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi