Secata Rindam Brawijaya Luluskan 558 Siswa Jadi Prajurit TNI AD

Selasa, 07 September 2021 : 16.08

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto memimpin upacara penutupan Dikmata bagi 558 siswa pada Selasa, (7/9/2021)/Dok.Pendam5brw
Surabaya - Prajurit Tamtama memiliki peranan penting dalam mendukung tugas Satuan melalui penguasaan ilmu dan ketrampilan teknis militer sesuai fungsi dan tugas.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto menyatakan itu saat memimpin upacara penutupan Dikmata bagi 558 siswa pada Selasa, (7/9/2021).

Menurutnya, prajurit Tamtama dituntut benar-benar menguasai suatu tugas pokok.  Beberapa penekanan ditegaskan Pangdam, salah satunya meningkatkan motivasi belajar dan berlatih yang harus dilakukan oleh prajurit Tamtama.
        
Setiap prajurit Tamtama harus senantiasa mempersiapkan diri dengan baik.

"Sebab, berlatih dan berlatih adalah kebutuhan yang paling hakiki,” tegas dia.

Penutupan pendidikan pertama Tamtama TNI-AD di Secata Rindam V/Brawijaya, Kabupaten Magetan, Jawa Timur digelar dengan cara berbeda dari sebelumnya.

Pasalnya, kegiatan penutupan itu dikemas lebih sederhana dengan berpedoman pada protokol kesehatan.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto memimpin upacara penutupan Dikmata pada Selasa, (7/9/2021).

“Semua itu dikarenakan kita masih berada di tengah-tengah mewabahnya Covid-19,” ujar Pangdam.

Ucapan selamat dan apresiasi pun tak lepas diucapkan oleh Pangdam ke para Siswa Secata yang secara resmi dilantik menjadi prajurit TNI-AD berpangkat Prajurit Dua atau Prada.

Selanjutnya, mereka akan melanjutkan pendidikan kecabangan. Pendidikan kecabangan, pada dasarnya bertujuan untuk membekali mereka agar siap bertugas sebagai prajurit yang profesional di seluruh Satuan jajaran TNI-AD,” jelas Suharyanto dalam amanatnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi