Presiden Jokowi Minta Kualitas Baja Disetarakan dengan Luar Negeri

Rabu, 22 September 2021 : 09.39

 

Presiden Jokowi meminta produksi baja di tingkatkan./Dok.Biro.Pers Setpres.

Cilegon - Presiden Joko Widodo meminta baja produksi dalam negeri ditingkatkan kualitasnya agar bisa setara dengan kualitas luar negeri.

 “Jangan dibiarkan dimasuki produk luar,” kata Presiden dikutip dari keterangan tertulis.

Pernyataan ini disampaikan Presiden ketika memberikan sambutan pada Peresmian Hot Strip Mill #2 PT Krakatau Steel (Persero) TBK di Kota Cilegon, Provinsi Banten, Selasa (21/9/2021).

Dalam lima tahun terakhir, kebutuhan baja di dalam negeri meningkat hingga sekitar 40 persen.

“Hal ini dipicu pertumbuhan pembangunan infrastruktur yang terus kita laksanakan,” ucap Presiden.

Oleh karenanya, mantan Wali Kota Solo itu meminta agar produksi dari pabrik tersebut untuk terus ditingkatkan hingga mencapai 4 juta ton/tahun.

“Dengan beroperasinya pabrik ini akan dapat memenuhi kebutuhan baja dalam negeri dan juga akan menekan angka impor baja ke negara kita, yang saat ini berada pada peringat ke-dua komoditas impor Indonesia sehingga bisa menghemat devisa hingga Rp29 triliun per tahun,” ujarnya.
 
Ia berpesan, agar kualitas produk yang dihasilkan tidak kalah dari produk impor, dapat memenuhi kebutuhan dunia industri di negara kita.

“Saya yakin, nantinya akan menjadi komoditas yang mampu bersaing di pasar regional dan global. Saya titip kepada para Menteri untuk terus mendukung para pelaku industri baja dan besi, mendukung BUMN kita agar menjadi lebih profesional dan terus menguntungkan,” ucapnya/

Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan klaster 10 juta ton industri baja di Cilegon yang ditargetkan terealisasi pada tahun 2025.(Miftach Alifi)

Bagikan Artikel

Rekomendasi