Karawang Lokasi Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Pertama di Asia Tenggara

Rabu, 15 September 2021 : 13.25

Presiden Joko Widodo melakukan groundbreaking pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia Rabu (15/9/2021)/Dok.Biro Pers Setpres
Karawang- Pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Asia Tenggara milik PT HKML Battery Indonesia dibangun di Kompleks Karawang New Industrial City, Kabupaten Karawang Jawa Barat

Presiden Joko Widodo melakukan groundbreaking pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia Rabu (15/9/2021).

Presiden mengajak masyarakat patut bersyukur karena bisa menyaksikan _groundbreaking_ pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik pertama di Indonesia dan bahkan yang pertama di Asia Tenggara.

Pemerintah Indonesia akan berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan dan pengembangan ekosistem industri baterai dan kendaraan listrik. 

Kata Jokowi, pemerintah juga akan terus menggulirkan reformasi struktural untuk memberikan kepastian hukum dan kemudahan perizinan kepada para pelaku usaha dan para investor dalam mengembangkan usahanya di Tanah Air.

"Pemerintah juga terbuka atas berbagai inisiatif kerjasama dengan negara-negara sahabat," ucapnya.

Presiden juga berharap kolaborasi antara perusahaan Korea Selatan dengan perusahaan Indonesia akan makin diperkuat serta melibatkan usaha mikro, kecil, dan usaha menengah yang ada di Tanah Air, termasuk realisasi kerja sama investasi dalam industri baterai dan kendaraan listrik.

Kolaborasi yang terbangun ini kata Presiden Jokowi, bukan hanya di antara perusahaan-perusahaan besar atau BUMN-BUMN tetapi juga melibatkan usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam laporannya menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi terkait kolaborasi tersebut. Menurutnya, pemerintah Korea Selatan sepakat untuk mewujudkan kolaborasi tersebut.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan Menko di Korea, Motie-nya (Ministry of Trade, Industry, and Energy) dan menyepakati bahwa lapangan pekerjaan akan diprioritaskan ke lapangan pekerjaan dalam negeri dan juga kolaborasi antara BUMN, LG grup, kemudian UMKM dan pengusaha nasional yang ada di daerah.

Diketahui, groundbreaking_ ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Busan, Korea Selatan, pada November 2019.

Kementerian Investasi/BKPM telah berhasil meyakinkan rencana investasi Group Konsorsium Perusahaan Korea Selatan di bidang industri baterai terintegrasi pertambangan, smelter, refinery, precursor cathode, dan sel baterai untuk mobil listrik dengan total investasi sebesar USD9,8 miliar.

Hadir dalam peresmian Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Park Tae Sung, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, dan CEO PT HKML Battery Indonesia William Hong. (rhm).


Bagikan Artikel

Rekomendasi