Bali Diminta Berbenah Sambut Penyelenggaraan Global Platform 2022

Kamis, 23 September 2021 : 11.48

Ganip Warsito menekankan pertemuan GP 2022 ini sangat penting bagi Indonesia dan komunitas internasional/Dok. BNPB.
Jakarta - Provinsi Bali diminta berbenah untuk menyambut Global Platform 2022 (GP 2022) yang akan berlangsung di bali dan ini akan menjadi tantangan bersama mengingat pandemi masih berlangsung pandemi Covid-19.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Ganip Warsito menyampaikan Pemerintah Indonesia terus mempersiapkan secara detail penyelenggaraan GP 2022 yang akan digelar pada Mei tahun depan.

Ganip menilai pertemuan tersebut sangat penting karena mengundang kepala negara dan komunitas internasional untuk membahas penanggulangan bencana, khususnya Covid-19 dan perubahan iklim.

“Pertemuan akan dirancang dengan protokol kesehatan yang ketat dan keselamatan menjadi perhatian penting kita bersama,” ujar Ganip saat menerima audiensi Utusan Khusus PBB untuk Pengurangan Risiko Bencana Mizutori Mami melalui virtual dikutip dari siaran pers, pada Selasa (22/9/2021).

Ganip juga mengatakan, “Kami akan terus berusaha dalam mempersiapkan GP 2022. Tentunya dengan usaha keras bagaimana kita bisa mengendalikan covid-19 sesuai dengan arahan Presiden Indonesia.”

Pada kesempatan itu, ia menekankan bahwa pertemuan GP 2022 ini sangat penting bagi Indonesia dan komunitas internasional.

Hal senada disampaikan oleh oleh Mami bahwa bahwa outcome dari pertemuan tersebut yaitu bagaimana komunitas internasional untuk menangani dan melakukan pemulihan akibat Covid-19 serta dampak perubahan iklim yang juga menjadi isu dalam GP 2022 nanti.

“Kita harus melakukan upaya lebih dan mencegah bencana. Pembiayaan untuk pengurangan risiko bencana sangat penting tidak hanya dalam negeri tetapi juga kerja sama internasional,” ujar Mami.

Selanjutnya, Ganip menginformasikan penanganan pandemi di Tanah Air, khususnya terkait vaksinasi Covid-19.

Ia mengatakan, vaksinasi di Indonesia mencapai 38,25% untuk dosis pertama dan 21,57% untuk dosis kedua. Sedangkan di wilayah Bali, Ganip menyebutkan persentase yang mendekati 100 persen.

“Wilayah Bali yang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan GP 2022, masyarakat yang telah mendapatkan vaksin pertama mencapai 96,25 persen, dosis kedua 70,72 persen dari total target,” ujarnya.

Pada skala nasional Ganip yang sekaligus Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional mengatakan target vaksinasi akan mencapai 181,55 juta di seluruh Indonesia pada 2022 nanti.

Mami mengapresiasi pencapaian Indonesia dalam penanggulangan bencana, khusus saat ini dalam pengendalian Covid-19. Ia merasa lega melihat perkembangan penanganan Covid-19 yang semakin membaik.

“Terima kasih atas usahanya selama ini dan saya sangat menunggu penyelenggaraan GP 2022 di bulan Mei mendatang,” ujar Mami.(Miftach Alifi)

Bagikan Artikel

Rekomendasi