AHM Umumkan Pemenang Kreativitas Pembelajaran Guru Online 2021

Jumat, 24 September 2021 : 22.43

AHM mengumumkan pemenang kreativitas pembelajaran guru online2021./Dok.AHM

Denpasar - PT Astra Honda Motor (AHM) mengumumkan pemenang Kontes Kreativitas Pembelajaran Guru Online 2021.

Pada seleksi regional, kontes ini diikuti 2.007 tenaga pengajar SMK yang menerapkan kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda di seluruh Indonesia selama periode Juni - Agustus 2021 dan minimal telah mengikuti pelatihan modul dasar.

Ajang ini berhasil menyeleksi 27 guru terbaik perwakilan berbagai provinsi yang siap bersaing di level nasional. Dihelat pada 23-28 Agustus 2021 secara daring

Terpilih 3 guru inspiratif dengan kreasi mengajar terbaik. Juara pertama diraih oleh Hendri Nurcahyo dari SMK Negeri 1 Badegan, Ponorogo, Jawa Timur, lalu juara kedua didapatkan oleh Muhamad Furdi Hamdani dari SMK Negeri 7 Rejang Lebong, Bengkulu.

Sementara itu, juara ketiga diraih Yosrin Tamangkoa dari SMK SMKN 16 Samarinda, Kalimantan Timur.

Sedangkan perwakilan Bali dari guru SMK wilayah Bali yakni I Nyoman Mudana  (SMK Negeri 1 Denpasar), hanya berhasil pada peringkat ke 12 saja. 

Meskipun belum juara namun kesempatan hingga lolos ke tingkat nasional adalah hal yang paling luar biasa dirasakan I Nyoman Mudana yang bisa menarik pengalaman berharga saat proses penjurian.

Dia berharap bahwa pencapaian ini dapat menjadi motivasi untuk terus berkarya melalui kreativitas mengajar yang dapat meningkatkan semangat siswa-siswanya.

Setelah ini saya akan terus berupaya meningkatkan kemampuan saya sehingga mungkin tahun depan bisa memberikan prestasi yang terbaik.

"Dan yang lebih penting dalam keseharian saya dapat meningkatkan semangat belajar siswa meskipun belajar secara daring,”ungkap I Nyoman Mudana dalam keterangan tertulis, Jumat (24/9/2021)

GM Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan ajang kreasi mengajar ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan kompetensi guru di masa pandemi yang mengajar dengan metode daring.

Transisi proses pembelajaran tatap muka yang saat ini mulai dilakukan secara bertahap pun tetap membutuhkan kompetensi guru yang mumpuni dalam mengkombinasikan metode ajar daring dan tatap muka yang terbaik bagi siswa.

“Kami ingin terlibat langsung menjaga semangat belajar di dunia vokasi dengan kompetisi ini. Kami berharap ajang ini dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru yang lain dalam melakukan proses belajar mengajar yang efektif di masa pandemi,” ujar Muhibbuddin.(Miftach Alifi)

Bagikan Artikel

Rekomendasi