6M untuk Pengendara yang Melintas di Pekalongan dan Tertib Berlalulintas

Sabtu, 25 September 2021 : 13.14
Kegiatan Operasi Patuh Candi diarahkan pada pola preemtif dan tindakan humanis kepada masyarakat, untuk membangun kepercayaan masyarakat, serta menurunkan angka penyebaran Covid-19/humas/Agus Nugroho. 

Pekalongan - Operasi Patuh Candi digelar kepolisian Polda Jawa Tengah selama 14 hari yakni mulai Senin, tanggal 20 September hingga 3 Oktober 2021, dilakukan dalam rangka cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Terhitung dari tanggal 20 September hingga 3 Oktober 2021 mendatang, Satlantas Polres Pekalongan mengadakan Operasi Patuh Candi 2021. Adapun operasi ini salah satunya dilakukan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat terkait protokol kesehatan.

Kasat Lantas AKP Harman Rumenegge Sitorus, S.I.K., M.M., mewakili Kapolres Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, dengan digelarnya operasi tersebut, selain untuk mewujudkan ketertiban berlalu lintas, juga dimaksudkan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

“Dalam operasi ini tidak melakukan razia kendaraan melainkan operasi penegakan protokol kesehatan, kita akan himbau pengendara agar selalu melakukan 6M salah satunya adalah selalu memakai masker meskipun sedang berkendara,” ucap AKP Harman, Sabtu (24/9/2021). 

Lebih lanjut dikatakan AKP Harman bahwa, penegakan protokol kesehatan pada operasi Patuh Candi kali ini akan lebih banyak melakukan pembubaran kerumunan, bagi-bagi masker,giat Baksos dan kampanye 6M, jelas AKP Harman.

“Kegiatan difokuskan kepada kegiatan simpatik bersifat preemtif dan preventif. Tujuannya, meningkatkan kesadaran masyarakat akan tertib lalu lintas dan patuh protokol kesehatan,” pungkasnya.(Agus Nugroho)
Bagikan Artikel

Rekomendasi