Warga Rusia yang Tersesat di Gunung Sanghyang Ditemukan Selamat

Senin, 09 Agustus 2021 : 22.14

 

Kapolres Tabanan AKBP. Ranefli Dian Candra didampingi sejumlah petugas yang terlibat dalam pencarian WNA Rusiasaat menggelar jumpa pers, di depan Mapolrs Tabanan, Senin (9-8-2021) malam


TABANAN - Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia bernama Mr. Igor (27) yang dilaporkan tersesat di Gunung Sanghyang, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, dan hilang kontak sekitar pukul 18.40 Minggu (8/8/2021 ) akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh Tim Basarnas  Bali, dalam keadaan selamat, Senin (9-8-2021) petang sekitar pukul 17.15 Wita

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra didampingi sejumlah petugas yang terlibat dalam pencarian WNA Rusia tersebut mengemukakan, WNA asal Rusia tersebut awalnya melakukan pendakian Gunung Sanghyang yang termasuk dalam wilayah Banjar Gunung Sari Umakayu, Desa Jatiluwih,Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Namun dalam perjalanan pulang, tersesat dan ditemukan di Lereng Gunung Batukaru, termasuk wilayah Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan

" Yang bersangkutan ditemukan oleh Tim Basarnas  di jurang dekat sumber air berjarak sekitar 10 meter dari jalur yang dilewati Tim Basarnas. Korban ditemukan dalam keadaan sehat, namun bagian kakinya ada sedikit luka karena terpeleset," ujar Kapolres saat menggelar jumpa pers di halaman Mapolres Tabanan, Senin (9/8/2021) malam.

Disebutkan, kabar WNA yang tersesat tersebut diketahui pada Minggu sekitar pukul 18.40, dan baru dilaporkan pada malam itu juga sekitar pukul 20.30 Wita. Yang melaporkan I Gede Made Kantor alias Gurun Winda, yang juga pemilik Vila Padi Bali. Vila di Banjar Gunung Sari  Umakayu, Desa Jatiluwih tersebut, merupakan tempat Igor dan dua  temannya menginap.

Dua teman Igor, masing-masing bernama Maximo Tannchen (42) WNA asal Argentina, dan Maria Loginova (34) WNA asal Rusia, bahwa pada Minggu (8/8/2021) sekitar pukul 08.00 Wita pagi mereka bertiga melakukan pendakian di Gunung Sanghyang, melalui Banjar Dinas Gunung Sari Umakayu.

Setelah mendaki sekitar 1,5 kilometer, Maximo dan Maria merasa kelelahan dan kemudian memutuskan untuk kembali. Sementara Igor tetap  melanjutkan pendakian seorang diri.

Sekitar pukul 14.00 Wita, Maximo dan Maria sampai di villa. Sekitar pukul 17.00 Wita, Igor sempat mengirimkan pesan melalui WA  kepada Maximo, mengabarkan bahwa dia sudah sampai di puncak, namun tidak bisa menemukan jalan kembali.

Dalam pesan WA-nya, Igor juga  mengirimkan lokasi di mana dirinya berada, yang menunjukkan bahwa dia masih berada di puncak Gunung Sanghyang, namun berada di wilayah Desa Gesing,
Kabupaten Buleleng. 

Berdasarkan informasi dari WA tersebut,  Maximo lantas menyampaikan kepada Gurun Winda selaku
 pemilik vila, yang kemudian diteruskan kepada Kepala Wilayah (Kawil) Gunung Sari Umakayu. Kawil bersama tiga warga setempat kemudian berangkat  menuju Gesing, untuk memastikan keberadaan Igor.

Tiba di Gesing, mereka bersama relawan dan pecalang  melakukan pencarian terhadap Igor
 di wilayah Gesing yang  tak membuahkan hasil. Namun pada waktu yang hampir bersamaan Tim Basarnas bersama petugas kepolisian dan relawan yang melakukan pencarian dari arah Kecamatan Pupuan berhasil menemukan Igor  di lereng Gunung Batukaru di wilayah Desa Pujungan, Kecamatan
 Pupuan.

"Terima kasih kami sampaikan kepada Tim Basarnas Bali dan semua pihak yang telah membantu melakukan pencarian. Kami menghimbau agar di masa PPKM ini jangan melakukan pendakian gunung dulu," katanya mengingatkan. (gus)

Bagikan Artikel

Rekomendasi