SMP Negeri 38 Semarang Siap Mengadakan Pembelajaran Tatap Muka

Selasa, 31 Agustus 2021 : 14.32

Salah satu siswa SMPN 38 Semarang yang mengikuti vaksinasi sebelum proses belajar tatap muka dimulai/Agus Nugroho/Latif.

Semarang - Pembelajaran secara tatap muka sudah di mulai, anak anak kita sudah menantikan moment ini agar dapat belajar kembali didalam ruangan kelas. 

Keputusan penyelenggaraan sekolah tatap muka saat pandemi ini mengacu pada keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Teknologi, Nadiem Makarim, pada Rapat Kerja Komisi X DPR RI pada hari Rabu, 25 Agustus 2021 lalu.


Salah satunya SMPN 38 Semarang, sebelum mengadakan pembelajaran tatap muka, sekolah mengadakan suntik vaksin yang di ikuti siswa dari mulai kelas 7 sampai dengan kelas 9 dan usia minimal 12 tahun.


Antisipasi dan pra pembelajaran tatap muka, sekolah wajib mengadakan vaksinasi untuk membentuk herd immunity. Acara vaksin di mulai pukul 08.00 sampai dengan pukul 11.00, Senin (30/8/2021).

Nadiem menyatakan bahwa sekolah tatap muka sudah bisa dilaksanakan di zona PPKM Level 1 hingga PPKM Level 3, dengan tidak lupa penerapan protokol kesehatan ketat.

Menurut Slamet M. kepala sekolah SMPN 38 Semarang, pengadaan suntik vaksin ini merupakan keharusan bagi siswa siswi. Selain itu, nanti akan didampingi agar siswa siswi untuk tetap menjaga kesehatan dengan kewajiban tetap menggunakan masker dan saling menjaga jarak antar siswa.

"Dengan vaksin diharapkan anak anak bisa sehat dan imun meningkat agar dalam pembelajaran tatap muka bisa berjalan lancar", ujar Slamet pada hari Selasa, (31/8/2021).


Bahkan Slamet juga menghimbau pada siswa siswa tidak perlu takut dengan suntik vaksin, "Suntik vaksin ini untuk kekebalan tubuh agar tidak gampang terserang virus covid", imbuhnya.


Ditempat terpisah salah satu siswi, Sila kelas 7C merasa senang di vaksin disekolah. "Saya senang pak dengan di vaksin ini, karena demi kesehatan dan tidak dikenakan biaya" tuturnya.

Drs. Slamet. M. Pd selaku Kepala Sekolah berterimakasih kepada wartawan atas pemberitaan yang positif di Sekolah SMPN 38 Semarang, agar siswa tidak takut di vaksin dan membatu sosialisasi menerapkan protokol kesehatan selama proses belajar nanti atau di luar lingkungan sekolah.

Jagalah kesehatan sebelum semuanya terlambat, karena hanya dalam diri sendiri yang dapat mengerti dan menjaga tubuh agar tetap sehat. Mulailah menerapkan protokol kesehatan agar kita tetap sehat dan orang disekitar juga tetap terjaga kesehatannya.(Agus Nugroho/Latif)
Bagikan Artikel

Rekomendasi