SMKN 6 Semarang Memberlakukan 2 Kloter untuk Proses Pembelajaran Tatap Muka

Selasa, 31 Agustus 2021 : 17.07

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meninjau pembelajaran tatap muka dan mengingatkan untuk tetap menjaga jarak serta memakai masker saat proses belajar mengajar disekolahan/Agus Nugroho. 

Semarang - Penerapan protokol kesehatan tidak hanya wajib diterapkan kepada orang dewasa saja, melainkan juga kepada anak didik siswa siswi yang akan melangsungkan pembelajaran tatap muka.

Keputusan penyelenggaraan sekolah tatap muka ditengah pandemi ini berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim, pada Rapat Kerja Komisi X DPR RI pada hari Rabu, 25 Agustus 2021 lalu.

Dengan keputusan tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengecek Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Sejumlah sekolahan dari berbagai tingkat dikunjunginya, mulai dari jenjang SD hingga SMA, Selasa (31/8/2021).

Pagi ini sembari olah raga gowes, Ganjar menengok PTM di SMKN 6 Semarang. Sekolah kejuruan dengan bidang perhotelan hingga tata busana itu melaksanakan PTM untuk siswa kelas 11. Pembelajaran hanya berlangsung 4 jam mulai pukul 07.30 hingga 09.30 WIB.

“Kelas 11 dilakukan tatap muka karena prioritas. Mereka belum pernah tatap muka dan ini mereka praktek, dua minggu kelas sepuluh,” ujar Kepala Sekolah SMKN 6 Semarang, Almiati.

Almiati mengatakan dari total 482 siswa, dibagi menjadi dua kloter. Minggu ini berjalan untuk tujuh kelas dan minggu depan untuk 6 kelas. Kemudian setiap kelasnya dibagi ke empat ruangan.

“Bagus itu, jadi benar-benar sedikit ya dalam satu kelas,” kata Ganjar menimpali laporan guru SMKN 6 Semarang.

Ganjar mengatakan, sistem yang diterapkan masing-masing sekolah sudah baik sehingga para siswa bisa menjalankan PTM dengan aman. Namun jangan lupa untuk tetap menjalankan dengan disiplin memakai masker dan diberikan jarak antar siswa pada saat berkumpul di kelasnya.

“Dengan cara begini tidak terjadi situasi yang ramai, sehingga masih dapat di atur dengan baik”, tuturnya.

Gubernur Jawa Tengah berharap orang tua hingga kerabat terdekat siswa turut berperan membantu menyukseskan pelaksanaan PTM. Herd immunity setelah para siswa siswi divaksin juga mempercepat pulihnya proses belajar tatap muka.(Agus Nugroho)
Bagikan Artikel

Rekomendasi