Sambangi 13 Kota, Relawan Muhaimin Peduli Ajak Gotong Royong Hadapi Pandemi

Sabtu, 07 Agustus 2021 : 21.35

Deklarasi Relawan Muhaimin Peduli di Jl. Prapanca IV no 46, Kebayoran Baru, Jakart Selatan, Sabtu (7/8/21)/Dok. RMP.
Jakarta- Relawan Muhaimin Peduli (RMP) mengunjugi 13 kota di Tanah Air dalam aksi sosial guna mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kegotongroyongan dalam menghadapi pandemi Covid-19.

RMP yang terdiri dari beberapa anak muda yang mengidolakan sosok Muhaimin Iskandar, akan melakukan aksi sosial di 13 Kota/Kabupaten dengan membagikan beberapa kebutuhan yang diperlukan kepada para isoman, nakes dan warga yang terdampak pandemi. 

"Aksi sosial yang dilakukan oleh beberapa komunitas kaum milenial ini berangkat dari kegelisahan terhadap situasi yang saat ini terjadi," ungkap Ketua RMP, Nandiyo Aditya Iskandar dalam siaran keterangan resminya.

Dio, sapaan akrabnya ini,menjelaskan, efek pandemi, harus dihadapi dengan jiwa kebersamaan dan gotong royong. 

Baca Juga:76 Tahun Kemerdekaan RI, Megawati Sebut Kiprah Politik Perempuan Masih Minim

“Banyak sekali yang menjerit karena terdampak corona. Butuh soliditas kita bersama untuk menghadapai situasi ini,” ujar Dio saat mendeklarasikan Relawan Muhaimin Peduli di Jl. Prapanca IV No 46, Kebayoran Baru, Jakart Selatan, Sabtu (7/8/21). 

Sebagai gerakan awal, Dio sudah memiliki ratusan relawan yang akan memeberikan bantuan baik berupa makanan untuk isoman, sembako, maupun kebutuhan yang lainnya. 

Kini, RMP tersebar di beberapa kota di seluruh Indonesia. 

Baca Juga: Balas Faisal Basri, Mochtar Ngabalin: Barisan Sakit Hati Ini Klaster Baru

“Gerakan ini akan dilakukan di 13 kota/Kabupaten. Jakarta, Medan, Minahasa, Manado, Jepara, Ciamis, Padang, Banjar, Kupang, Blitar, Bekas dan Tengerang selatan,” sambungnya.

Ditegaskan Dio, RMP ini akan terus bergerak membantu meringankan masyarakat terdampak pandemi yang hingga kini belum bisa diprediksikan sampai kapan akan berakhir. 

Pihaknya juga akan terus mengajak dan menggerakkan anak milenial untuk turut serta turun tangan membantu dan meringankan beban masyarakat. “

"Kami terus melakukan komunikasi kepada mahasiswa, beberapa komunitas milenial untuk turut serta berkontribusi menyelesaikan permasalahan yang dihadapi negara,” tutupnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi