PSBI Dukung Kemandirian Kaum Disabilitas di Bali

Selasa, 10 Agustus 2021 : 14.24

Denpasar - Melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) sebagai bentuk dukungan untuk kemandirian kaum disabilitas di Provinsi Bali.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali menyerahkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) kepada 2 (dua) yayasan kaum difabel di Ubud, Kabupaten Gianyar, yaitu Yayasan Bhakti Senang Hati dan Yayasan Cahaya Mutiara Ubud, Selasa 9 Agustus 2021. 

Bantuan diserahkan secara virtual oleh anggota Dewan Penasehat Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPEBI), Diah Doni P. Joewono kepada Wakil Ketua Yayasan Bhakti Senang Hati, Sang Ayu Nyoman Puspa dan Ketua Yayasan Cahaya Mutiara Ubud, Ni Made Ratni.

Kegiatan penyerahan bantuan disaksikan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati; Ketua Badan Kerjasama Organisasi Wanita Provinsi Bali, Tjok Putri Hariyani Ardhana Sukawati dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho. 

Trisno menyampaikan kegiatan penyerahan PSBI ini merupakan rangkaian acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Indonesia ke-68 dan HUT Republik Indonesia ke-76. 

Bantuan kepada Yayasan Bhakti Senang Hati dan Yayasan Cahaya Mutiara sebagai bentuk dukungan Bank Indonesia dalam memelihara dan mendorong kepedulian sosial di Provinsi Bali.

Bantuan diberikan berupa sarana dan/atau prasarana yang dapat mendukung program kemandirian, seperti perangkat komputer, mesin jahit, alat musik dan alat melukis. 

Lebih lanjut, Trisno berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan optimal sehingga dapat memberikan manfaat maksimal dan dapat mendukung kemandirian, baik bagi kaum disabilitas maupun bagi lembaga yang menaungi. 

Diah Doni P. Joewono berharap pemberian bantuan berupa peralatan pendukung pendidikan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknologi informasi bagi kelompok masyarakat yang dibina oleh yayasan. 

Di sisi lain, bantuan pendukung keterampilan diharapkan dapat membantu kemandirian yayasan melalui berbagai program keterampilan, seperti seni lukis, seni tari dan seni musik.

Selain itu, Yayasan Bhakti Senang Hati dan Yayasan Cahaya Mutiara Ubud diharapkan dapat terus melakukan pembinaan dan menaungi kaum disabilitas sehingga menjadi mandiri, produktif dan dapat melanjutkan pendidikannya. 

Diah berharap stakeholder terkait di Provinsi Bali dapat ikut memonitor penggunaan peralatan bantuan serta memberikan arahan dan bimbingan kepada Yayasan Bhakti Senang Hati dan Yayasan Cahaya Mutiara Ubud untuk pengembangan kemandirian dan pendidikan bagi anak-anak penerus bangsa.

Tjok Putri Hariyani Ardhana Sukawati turut mengapresiasi bantuan Bank Indonesia. 


"Semua bantuan diberikan diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kegiatan belajar, serta pelatihan keterampilan di yayasan," harapnya.

Pada kesempatan ini, Bank Indonesia juga memberikan edukasi singkat tentang Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada pengurus dan anggota kedua yayasan secara virtual. (rhm)


Bagikan Artikel

Rekomendasi