Polemik Dr Somvir Melebar, Kader NasDem Bali Diminta Introspeksi

Selasa, 10 Agustus 2021 : 10.12

Ketua OKK Partai NasDem Bali, Putu Tika Winawan/ist
Semarapura - Kader Partai NasDem Bali diminta mulat sarira atau introspeksi diri dalam menyikapi polemik persoalan anggota DPRD Provinsi Bali Dr Somvir yang kini semakin melebar.

Ketua OKK Partai NasDem Bali, Putu Tika Winawan, mengundang Deni Varindra maupun Dr. Somvir, yang terlibat perselisihan ke Kantor DPW Partai Nasdem Bali. 

Keduanya dipertemukan karena persoalannya melebar hingga pelaporan ke BK DPRD Bali. 

"Seluruh polemik yang terjadi hanya miskomunikasi saja, mereka sebagai kader yang  "berkeringat" dalam membesarkan Partai Nasdem," katanya Selasa 9 Agustus 2021. 

Ia meyakini, keduanya tidak akan mungkin merusak nama partai yang telah dibesarkan seperti sekarang di Bali.

Untuk itu, dia mengharapkan keduanya bisa duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan.

Kader yang berselisih agar bisa menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik terhadap dinamika yang terjadi di dalam internal Partai Nasdem Bali. 

"Jangan biarkan orang lain mencampuradukkan masalah internal partai," katanya mengingatkan.

Ditegaskan, masalah internal yang melibatkan Somvir, dalam keputusan Dewan Kehormatan Partai, sudah sangat jelas. 

Partai Nasdem Bali tidak lagi melanjutkan persoalan Somvir terkait Pokok Permohonan dalam lima poin dugaan pelanggaran. Mulai dari dugaan politik uang hingga dugaan pergeseran suara pemilih.

Diketahui, Dewan Kehormatan Partai telah memutuskan permohonan yang masuk dari Nyoman Tirtawan dalam sengketa internal Partai Nasdem Bali kala itu, tidak dapat diterima. 

Hal itu diperkuat Surat Keputusan Dewan Kehormatan Partai Nasdem Bali dengan Nomor 001/SI/DKPN-Bali/IX/2019.

Tika mengingatkan semua pihak harus menahan diri, terutama para kader Partai Nasdem Bali. Hormati proses hukum yang sedang berjalan, khususnya di DKPP. 

Dia memastikan, meskipun tengah ada persoalan internal namun Partai Nasdem sangat solid dan dalam situasi penuh kekeluargaan. Saat ini semangat ini sangat terjaga dalam upaya membesarkan partai ini di Bali. 

Diingatkan. semua pihak harus mengerti sesuai duduk persoalan, baik secara personal maupun organisasi partai. 

Persoalan Somvir ini makin dibuat gaduh dengan statemen seorang tokoh spiritual Bali yang dinilai sensitif dan berbau rasis. Ini sangat mengganggu Partai Nasdem Bali, sebagai salah satu partai besar di Bali. 

Putu Tika memperingatkan tokoh tersebut lebih bijak dalam menilai suatu permasalahan. Keterpilihan Somvir sudah melalui proses pemilu yang sah. 

Putu Tika cukup mengikuti ketokohannya dengan segala kegiatan spiritual sebagai sesepuh perguruan kebatinan ternama di Bali.

Dalam penilaiannnya, Somvir, tentu melekat identitas politik pada dirinya sebagai kader Partai Nasdem Bali. 

"Dalam berpolitik yang sehat, seharusnya dari capaian Somvir ini, para tokoh di Bali, baik tokoh politik atau tokoh spiritual yang terjun ke dunia politik, harus mulat sarira," imbuh Tika yang mantan Wakil Ketua DPRD Klungkung periode 2009-2014. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi