PHDI dan MDA Diminta Bangkitkan Semangat Jalankan Prokes Covid-19 bagi Warga Adat

Rabu, 11 Agustus 2021 : 11.01

Bupati Suwirta memimpin rapat penanganan Covid-19 di Kantor Bupati Klungkung, Selasa (10/8/2021)/Dok. Humas Pemkab Klungkung.
Klungkung - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengharapkan PHDI dan MDA Kabupaten Klungkung dapat membangkitkan kembali semangat menjalankan Prokes Covid-19 warga atau krama di masing-masing desa adat/

Hal itu disampaikan Bupati Suwirta dengan mengacu Surat Edaran Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Provinsi Bali dan Majelis Desa Adat Provinsi Bali terkait pembatasan pelaksanaan upacara Panca Yadnya dalam masa Gering  Agung Covid-19 di Provinsi Bali,

Suwirta memimpin rapat penanganan Covid-19 Kabupaten Klungkung di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Selasa (10/8/2021).

Pihaknya mengajak masyarakat bersama-sama untuk tetap menjalankan Prokes Covid-19 dan himbauan lainnya yang dikeluarkan Pemerintah.

Tetap jalankan protokol kesehatan disiplin 5 M yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, serta menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Harapan sama agar warga adat mematuhi keputusan Majelis Desa Adat (MDA) dan PHDI demi keselamatan bersama dimasa pandemi Covid-19 yang sedang melanda Bali.

"Mari kita semua berpikir positif mengenai himbauan yang dikeluarkan dalam rangka memutus penyebaran Covid-19,” ajak Bupati Suwirta.

Pembahasan dalam rapat diantaranya dalam menghindari kesalahan dalam memasukkan data tracing, testing dan treatment di Kabupaten Klungkung.

Selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klungkung, Suwirta menugaskan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Klungkung bekerjasama dengan instansi terkait, agar dapat membantu proses memasukkan data sehingga dapat berjalan dengan baik.

Command Center Pemkab Klungkung juga diminta dapat dijadikan tempat pemusatan pengolahan data, sehingga Forkopimda dan masyarakat umum dapat mengetahui data secara update.

“Jangan sampai menunggu keesokan hari dalam memasukkan data tersebut, apabila selesai hari ini maka hari ini data tersebut dimasukkan,” katanya mengingatkan.

Terkait kepemimpinan kolaboratif, Bupati Suwirta menugaskan semua pemegang sektor, seperti sektor bantuan, sektor rumah sakit dan sektor lainnya, membuat laporan tersendiri yang dimasukkan kedalam pengolahan data di Command Center.

Disinggung juga vaksinasi agar lebih maksimal, sehingga Suwirta menugaskan perangkat desa adat dan dinas, proaktif bekerjasama dengan vaksinator dalam melakukan vaksinasi kepada masyarakat di desa masing-masing.

Agar Vaksinasi tahap II, vaksinator bisa menyiapkan jumlah vaksin sesuai jumlah data peserta dan tidak lagi ada estimasi jumlah warga yang akan divaksin serta mencegah terjadinya klaster vaksinasi.

Pada bagian lain, soal isolasi terpusat, Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Klungkung dapat mengkaji kembali, baik menyangkut lokasi maupun memberi pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya adanya tempat isolasi terpusat.

Dinas terkait juga agar mengkaji apabila ada keluarga yang sedang melakukan isolasi terpusat ingin pulang ke rumahnya, apakah keluarga tersebut dapat melakukan swab terlebih dahulu sebelum diperbolehkan pulang kembali.

Pihaknya meminta agar pengumuman dan pengawasan di tempat-tempat keramaian seperti pasar dan warung tetap diberitahukan. 

Untuk pengelolaan Kremasi yang ada di Kabupaten Klungkung, agar mengatur SOP Prokes Covid-19 bagi keluarga yang melaksanakan upacara Ngaben di tempat kremasi. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi