Perumda TAB Tabanan dalam Sehari Tangani 5 - 6 Gangguan

Senin, 23 Agustus 2021 : 13.43
Tenaga teknis Perumda TAB Tabanan sedang menangani gangguan distribusi air minum 

TABANAN- Perusahaan umum daerah (Perumda) Tirta Amerta Buana (TAB) Kabupaten Tabanan setiap hari rata-rata menangani 5 - 6 gangguan distribusi air minum. Baik itu gangguan teknis maupun non teknis yang dakibatkan faktor alam atau non alam.

Kepala Bagian (Kabag) Hubungan Langganan Perumda TAB Tabananan I.B. Marjaya Wirata, didampingi Kasubag Humas, I Wayan Agus Suanjaya mengungkapkan, hal itu, Senin (2/8/2021). "Sejak Nomor HP dan WA gangguan kami share di media sosial halaman FB kami, pelanggan lebih responsif setiap kali ada gangguan langsung lapor sehingga cepat kami tangani,"  katanya.

Marjaya memberikan apresiasi positif dan rasa terimakasihnya kepada para pelanggan yang dengan cepat melaporkan adanya gangguan distribusi air. Bagi pelanggan yang belum mengetahui nomor HP atau WA gangguan, bisa dilihat di halaman FB Perumda TAB Tabanan.  " Selain itu, selakan menghubungi Perumda TAB di nomor telepon (0361) 9311213/9311706, Nomor WA 081999961400, akun Fanspage Facebook : Perumda Tirta Amertha Buana, serta di masing-masing Unit Pelayanan Selemadeg (0361) 8943579, Unit Pelayanan Kerambitan 081236125350 Unit Pelayanan Baturiti 082146413333 dan Unit Pelayanan Penebel 08223737060," paparnya.

Marjaya menambahkan, terkait peningkatan pelayanan kepada para pelanggannya Perumda TAB Tabanan juga selalui mengikuti perkembangan teknologi IT (Informasi dan Teknologi) berbasis android. "Saat ini kami tengah melakukan pendataan dan pemasangan barcode di masing-masing rumah pelanggan. Dengan adanya barcode ini pembacaan meteran air dan jumlah tagihan rekening bisa lebih cepat dan mudah diproses," katanya.

Terkait pembayaran rekening air minum, Kasubag Humas I Wayan Agus Suanjaya menambahkan, pelanggan tidak perlu datang langsung ke Kantor pusat atau unit Perumda Tabanan, tapi bisa dilakukan di Bank BPD seluru Bali melalui teller atau ATM, maupun Mobike Banking BPD Bali.

"Dengan cara seperti itu, diharapkan bisa mengurangi antrean atau kerumunan dalam membayar rekening karena pelanggan tidak perlu keluar rumah," tegasnya. (gus)

Bagikan Artikel

Rekomendasi