Pajak Bertutur 2021, Kemenkeu Edukasi Ribuan Pelajar SD hingga Kampus

Kamis, 26 Agustus 2021 : 10.09

Ilustrasi
Jakarta -  Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menyelenggarakan kegiatan  Pajak Bertutur 2021 memberika edukasi membuka kesadaran mulai pendidikan dasar hingga perguruan tinggi tentang pentingnya membayar pajak

Kegiatan mengusung Generasi Muda Sadar Pajak, Wujud Bela Negara itu dilakukan serentak di 34 Kantor Wilayah DJP dengan diikuti 252 perguruan tinggi, sekitar 500 sekolah tingkat dasar dan menengah, serta lebih  dari 18.000 pelajar dan mahasiswa.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam sambutannya. mengatakan, untuk bisa APBN berperan menghadapi kondisi pandemi Covid-19, menangani bidang kesehatan, menangani bantuan sosial, membantu usaha kecil menengah, perananan dari  pajak menjadi sangat penting. 

"70% hingga 80% penerimaan keuangan negara atau APBN kita adalah dari pajak,” ujar Menteri Sri Mulyani, Rabu 25 Agustus 2021.

Setiap rupiah yang dibayarkan masyarakat dalam bentuk pajak sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi bangsa Indonesia, pembangunan, serta negara negara untuk bisa menghadapi berbagai tantangan termasuk pandemi Covid-19.

Acara dilaksanakan secara daring dan disiarkan langsung lewat akun Youtube Ditjen Pajak RI, Rabu 25 Agustus 2021. Menteri Keuangan dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) ikut memberikan sambutan dalam acara ini.

Dalam laporannya Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo mengharapkan, generasi muda memahami bahwa bela negara tidak selalu berarti memanggul senjata menghadapi musuh, namun juga dilakukan dengan bentuk lain sepanjang masa dalam segala situasi. 

Contohnya, dengan mengikuti pendidikan kewarganegaraan baik jalur pendidikan formal maupun non formal dan juga membayar pajak yang berfungsi sebagai  sumber pembiayaan negara untuk melaksanakan pembangunan.”

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim meminta pelajar dan mahasiswa perlu memahami bahwa pajak sangat penting untuk kehidupan kita dan kemajuan Indonesia. 

"Bahkan adik-adik bisa bersekolah dan berkuliah karena pajak. Oleh karena itu kita semua harus belajar tentang pajak dan taat membayar pajak,” tuturnya

Kegiatan Pajak Bertutur 2021 memiliki beberapa rangkaian acara, di antaranya dialog interaktif dengan mahasiswa peserta Pajak Bertutur 2021, peluncuran game hasil karya  pemenang Lomba Cipta Game Edukasi Perpajakan.

Selain itu, pemberian penghargaan kepada para pihak yang telah membantu menyukseskan program Inklusi Kesadaran Pajak (Edutax Award), seminar paper “Tax Education and Tax Awareness: An Analysis on Indonesian Tax Education  Program” oleh Tim Tax Education and Research Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, serta pengumuman pemenang Lomba Tutur Pajak dan Lomba  Pajak.com Writing Festival 2021. 

Peserta kegiatan ini terdiri dari tax center, relawan pajak, fasilitator inklusi, mahasiswa, serta masyarakat umum.

Pajak Bertutur 2021 bertujuan menanamkan nilai-nilai kesadaran pajak yang dilakukan oleh pegawai DJP kepada peserta didik (sekolah tingkat dasar, menengah, dan perguruan tinggi) secara berkesinambungan. 

Kegiatan dilakukan serentak di 34 Kantor Wilayah DJP dengan diikuti 252 perguruan tinggi, sekitar 500 sekolah tingkat dasar dan menengah, serta lebih  dari 18.000 pelajar dan mahasiswa. 

Pajak Bertutur tahun ini merupakan kegiatan kali kelima sejak tahun 2017.

Dalam rangka mewujudkan generasi yang mempunyai kesadaran pajak, DJP terus berupaya melakukan edukasi nilai-nilai kesadaran pajak kepada generasi muda melalui pendidikan  dalam program Inklusi Kesadaran Pajak. 

Agar program ini dapat terlaksana secara optimal, diperlukan kolaborasi dengan kementerian lainnya. (rhm)


Bagikan Artikel

Rekomendasi