Nusa Penida Jadi Lokasi Isolasi Terpusat Pasien Covid-19

Minggu, 15 Agustus 2021 : 23.23

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta monitoring rencana penyiapan lokasi Isolasi terpusat pasien covid-19 di Kecamatan Nusa Penida, Minggu (15/8/2021)/Dok.Humas Pemkab Klungkung.
Semarapura - Kecamatan Nusa Penida direncanakan menjadi lokasi isolasi terpusat atau isoter bagi pasien covid-19 di Kabupaten Klungkung.

Hal itu sebagai Upaya meredam penyebaran Covid-19 yang hingga kini tetap berlanjut.

Dalam kaitan itu, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta monitoring rencana penyiapan lokasi Isolasi terpusat pasien covid-19 di Kecamatan Nusa Penida, Minggu (15/8/2021).

Monitoring diarahkan ke penginapan Nuansa Nusa Homestay-Batununggul yang rencananya akan dijadikan tempat isolasi terpusat untuk wilayah Nusa Penida dengan kapasitas 8 kamar.

Suwirta mengharapkan partisipasi para pemilik penginapan untuk bersedia membantu pemerintah dalam menyediakan tempat isolasi terpusat.

Dia sudah mengkoordinasikan kepada Perangkat Desa Dinas dan Adat di Desa Batununggul, dan berharap masyarakat kooperatif membantu pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19.

"Agar masyarakat yakin bahwa apa yang dilakukan pemerintah adalah demi kesehatan dan keselamatan masyarakat," ujar Bupati Suwirta.

Selaku Ketua Satgas Covid-19, Suwirta mengharapkan bagi pasien positif Covid-19 di Nusa Penida yang tidak memerlukan keperluan khusus agar dapat melakukan Isolasi terpusat yang sudah disediakan oleh Satgas Covid-19 Kecamatan Nusa Penida.

Bagi pasien positif Covid-19 yang berkebutuhan khusus dapat melaksanakan isolasi mandiri secara disiplin dengan pengawasan ketat.

Bupati Suwirta mengunjungi  RSUD Gema Santi dan meminta pihak RSUD agar berkoordinasi dengan Tim Satgas di Kecamatan Nusa Penida bersama jajaran TNI/Polri untuk bersama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat Di Nusa Penida tentang bahaya Covid-19 dan memberikan pengertian pentingnya mengikuti isolasi terpusat.

Karena isolasi terpusat tidak hanya mempermudah memberikan layanan kepada pasien covid-19, namun yang terpenting dapat memberikan perlindungan kepada masyarakat sekitar dari bahaya penularan dan mempercepat dalam memutus penyebaran covid-19.

Bupati Suwirta juga meninjau salah satu pasien yang melakukan isolasi mandiri, yakni pasangan suami istri Dewa Sayang dan Dewa Ayu Sri Purwaningsih, beralamat Banjar Batununggul, Desa Batununggul.

Keduanya, melakukan karantina mandiri karena memiliki anak kecil. Suwirta mengingatkan pasangan tersebut agar dapat melakukan isolasi mandiri secara disiplin.

Tak lupa, Bupati Suwirta mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan disiplin 5M yakni memakai masker dan mencuci tangan dengan air mengalir atau hand sanitzer, menjaga jarak, mengindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.(rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi