Layanan Digital KANIA Inovasi Baru KAN, Mudahkan Pelayanan Publik

Sabtu, 21 Agustus 2021 : 09.53

Ketua KAN yang juga Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kukuh S. Achmad/Dok. BSN

Jakarta- Komite Akreditasi Nasional (KAN) mengembangkan inovasi baru berupa Layanan Digital KANIA yang memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik.

Pandemi yang terjadi selama lebih dari setahun terakhir memberikan pengaruh besar pada adaptasi penggunaan internet oleh masyarakat. Saat ini, transformasi digital menjadi sebuah kebutuhan yang tidak bisa dielakkan lagi salah satunya pemanfaatan artificial intelligent (AI). 

Ketua KAN yang juga Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kukuh S. Achmad mengatakan Layanan Digital KANIA merupakan suatu sistem layanan digital dengan memanfaatkan AI untuk memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan terbaik. 

Hal ini sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo saat melaunching Online Single Submission (OSS) beberapa waktu lalu terkait kemudahan perizinan berusaha, dengan target, dari mudah menjadi sangat mudah.

“Saat pemerintah menerbitkan Undang-Undang Cipta Kerja yang pada intinya adalah kemudahan perizinan berusaha berbasis risiko maka diberikan dulu ijinnya baru kemudian dicek atau trust but verify," tutur Kukuhb dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/8/2021). 

Kata Kukuh, dalam proses verifikasi, setelah memberikan kepercayaan kepada pelaku usaha, disitulah kemudian kita memerlukan akreditasi, sertifikasi, pengujian di laboratorium, inspeksi, audit, dan lain sebagainya.

Semuanya menjadi tanggung jawab KAN untuk memastikan kompetensi lembaga-lembaga yang terlibat.. 

"KAN juga ingin memberikan kontribusi terhadap apa yang menjadi visi presiden melalui layanan Digital KANIA,” ujar Kukuh.

Dengan layanan Digital KANIA, juga akan mendekatkan diri kepada customer. Ketika berkomunikasi, tentunya kita tidak ingin ada halangan.  

Melalui KANIA, customer dibantu dengan digital assistant menggunakan AI. Jadi seakan-akan seperti berkomunikasi dengan staf.

Dalam platform yang populer di masyarakat yang dapat diakses 24 jam 7 hari seminggu, dimanapun dan kapanpun dapat mengakses informasi di KANIA. 

Dicontohkan, Whatsapp (WA), FB Messenger, Line, dan telegram.  Sehingga masyarakat sudah akrab dengan fitur-fitur tersebut. 

Masyarakat tidak perlu download aplikasi, hanya aplikasi-aplikasi yang biasa digunakan saja. Jika menggunakan Whatsapp, bisa langsung mengirimkan pesan ke nomor yang sudah ditentukan yakni 08175180821. 

"Sangat praktis, dan siapapun bisa pakai," tandasnya. 

Kelebihan Layanan Digital KANIA sendiri adalah aplikasi menggunakan AI sehingga AI bisa memfilter dan mengolah pertanyaan-pertanyaan yang ada di masyarakat dan memberikan jawaban yang dibutuhkan oleh masyarakat; selalu online 24 jam setiap hari.

Menggunakan platform yang “user friendly” yang pada akhirnya menjadikan pelanggan semakin puas dengan layanan KAN.

Kukuh berharap, ke depan, Layanan Digital KANIA bisa terintegrasi dengan KAN Management Information System (KANMIS) sehingga semua layanan akreditasi yang diberikan oleh KAN bisa menjadi “service in the pocket”. (rhm)


Bagikan Artikel

Rekomendasi