KKP Kembangkan Gurami Bima yang Kaya Gizi dan Bernilai Ekonomis

Minggu, 22 Agustus 2021 : 22.12

Ikan Gurani /Dok. Humas BRSDM KKP

Jakarta - Gurami (Osphronemus gouramy) merupakan ikan air tawar yang sangat populer di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Selain enak untuk dikonsumsi, tapi juga memiliki kandungan gizi yang tinggi dan baik untuk tubuh karena mengandung protein, vitamin A dan B, serta asam amino. 

Memiliki kadar air tinggi menjadikan gurami kandungan lemaknya rendah. 

Gurami merupakan komoditas penelitian Balai Riset Pemuliaan Ikan (BRPI), Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). 

BRPI terus melakukan inovasi pada berbagai produk hasil riset yang bersifat potensial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, salah satu hasil yang didapatkan adalah benih ikan gurami hibrida unggulan yang dihasilkan dari perkawinan silang antara gurami jantan Jambi dengan gurami betina Majalengka yakni, gurami Bima.  

Hasil uji lapangan, gurami Bima terbukti lebih unggul dari ikan gurami lokal lainnya dalam sejumlah hal, diantaranya yakni tahan terhadap serangan penyakit, khususnya akibat bakteri mycobacterium fortuitum dan prospektif sebagai varietas ikan gurami unggul tumbuh cepat. 

Memiliki nilai ekonomis penting, karena mempunyai nilai pasaran yang tinggi, volume produksi makro yang tinggi dan luas, serta mempunyai daya produksi yang tinggi. 

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, Juni lalu, mencanangkan Kampung Gurami Bima di Nagari Suliki, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat. 

Kepala BRSDM Sjarief Widjaja menjelaskan pembangunan kampung-kampung perikanan budidaya tawar, payau, dan laut berbasis kearifan lokal, merupakan satu dari tiga program terobosan KKP yang digaungkan Menteri Trenggono. 

"Program ini pun terus digiatkan di seluruh pelosok Indonesia, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat kelautan dan perikanan," katanya dalam siaran pers, Minggu 22 Agustus 2021. 

Kabupaten Limapuluh Kota dipilih sebagai lokasi Kampung Gurami Bima, dikarenakan potensial dalam pengembangan perikanan air tawar yang ditunjang dengan letak geografis yang strategis dan dilengkapi dengan kekayaan sumber daya genetik ikan pada 15 aliran sungai besar, dengan ditemukan 589 jenis ikan air tawar di perairan Sumatera Barat. 

Di wilayah ini, keberadaan ikan gurami penting karena ikan ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan adat dan budaya masyarakat setempat. 

Kampung Gurami Bima di Kabupaten Limapuluh Kota, diharapkan dapat mengoptimalkan produksi benih per tahun sebanyak 150 juta ekor benih (peningkatan sebesar 55 persen) dan mampu menjadi kabupaten yang mandiri dalam penyediaan benih gurami dan meningkatkan produktivitas perikanan budidaya, serta membuka lapangan pekerjaan.  (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi