Banyak Pasien Isoter, Kasus Covid-19 Aktif di Bali Menurun

Minggu, 22 Agustus 2021 : 09.29

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra/Dok. Humas Pemprov Bali

Denpasar -  Keseriusan pemerintah untuk mengendalikan kasus Covid-19 di Bali menunjukkan tren positif. Hal ini terlihat dari semakin menurunnya jumlah kasus aktif di Provinsi Bali dalam lima hari terakhir. 

Sejak hari Senin 16 Agustus 2021 hingga 20 Agustus 2021 kasus aktif di Provinsi Bali terus mengalami penurunan dari 11.303 kasus aktif menjadi 10.387 kasus aktif.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Bali Dewa Made Indra menyatakan, tren positif ini seiring dengan aktifnya Satgas Covid-19 Provinsi Bali bersama TNI dan POLRI menggalakkan Isolasi Terpusat (Isoter) dalam beberapa hari terakhir. 

"Jumlah pasien Isoter yang pada hari Senin berjumlah 2.441 orang kini sudah berhasil mencapai 3.919 orang pasien menjalani isoter yang secara otomatis juga menurunkan jumlah pasien Isolasi Mandiri (Isoman)," tuturnya dalam keterangan tertulis akhir pekan lalu. 

Jumlah ini masih berpotensi terus meningkat dengan semakin banyaknya lokasi Isoter yang disiapkan pemerintah. 

Pada Jumat, 20 Agustus 2021 tercatat terdapat 363 tempat Isolasi Terpusat yang tersebar di seluruh Kabupaten / Kota dan Provinsi Bali dengan total kapasitas 6.119 tempat tidur.

Saat ini, kasus aktif  didominasi oleh Orang Tanpa Gejala (OTG) atau gejala ringan. 

Hal ini menunjukkan jumlah pasien isoter yang diperkirakan hari ini sudah lebih banyak daripada pasien isoman, sedangkan pasien yang dirujuk di RS jauh lebih rendah dibandingkan pasien isoter/isoman.

Untuk terus mendorong tren yang baik ini, Satgas Covid-19 Provinsi Bali tetap menghimbau agar masyarakat yang menjalankan isoman secara sadar pindah ke isoter yang disiapkan pemerintah daerah sehingga pandemi menjadi lebih cepat terkendali. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi