PPKM Darurat, Kebutuhan Uang di Bali Rp37,4 Miliar per Hari

Senin, 26 Juli 2021 : 06.37
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho/Dok. BI Bali

Denpasar - Pada masa pemberlakukan PPKM Darurat, dari tanggal 3 – 25 Juli 2021, tercatat outflow atau kebutuhan uang masyarakat sebanyak Rp561,9 Milyar atau rata-rata perhari sebanyak Rp37,4 Miliar.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho mengungkapkan, rata-rata harian kebutuhan uang masyarakat tersebut menunjukkan penurunan sebesar 2%, bila dibandingkan bulan Juni 2021, yaitu dari Rp38,2 Miliar menjadi Rp37,4 Miliar.

"Sedangkan setoran uang tunai masyarakat ke Bank Indonesia atau inflow pada masa PPKM Darurat tercatat sebesar Rp317,7 Miliar atau rata-rata perhari sebesar Rp21,2 Miiyar," sebut Trisno dalam keterangannya di sela edukasi masyarakat untuk selalu Cinta Rupiah dengan mengenali dan merawatnya, selalu Bangga Rupiah melalui layang-layang di Kantor Bank Indonesia Bali, Denpasar, Minggu (25/7/2021).

Baca Juga: 2025 Peserta Ramaikan Kompetisi Ide Bisnis Pertamuda 'Seed and Scale'

Bila dibandingkan rata-rata harian setoran uang tunai pada bulan Juni 2021 mengalami penurunan sebesar 7% yang tercatat sebesar 22,8 Miliar.

Trisno melanjutkan, dalam rangka pencegahan penyebaran covid 19, Bank Indonesia menghimbau kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dan dalam bertransaksi.

Untuk itu, masyarakat agar selalu meneliti uang yang diterima dengan 3 D, yaitu Dilihat, Diraba dan Diterawang agar terhindar dari kerugian uang tidak asli,

Baca Juga: KPPU Minta Pelaku Usaha Manfaatkan Relaksasi Penegakan Hukum Praktik Monopoli

Selalu merawat uang rupiah dengan 5 J, yaitu Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distaples, Jangan Dibasahi dan Jangan Diremas agar uang selalu dalam kondisi baik.

"Membiasakan melakukan transaksi secara non tunai berbasis digital atau QRIS untuk mencegah penyebaran covid-19," imbuhnya. Pada akhirnya semua berharap, masyarakat dapat bertransaksi secara aman, kesehatan terjaga dan Ekonomi Bali bangkit kembali. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi