Mengenal Ketua Kwarda Bali Made Rentin yang Masuk 20 Besar Duta Perubahan Prilaku

Selasa, 13 Juli 2021 : 10.39
Ketua Kwarda Bali I Made Rentin/Dok.Pemprov Bali

Denpasar - Berperawakan kecil namun selalu bugar dan fit melekat pada diri Ketua Kwarda Bali I Made Rentin yang namanya masuk 20 besar Duta Perubahan Perilaku di Indonesia.

Menjadi sebuah kewajiban bagi seluruh anggota pramuka bisa menjadi contoh dalam dalam berperilaku baik dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari. Terutama pada masa pandemi Covid-19, Pramuka harus menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan.

Sebagai tunas bangsa Pramuka harus mampu manjadi tauladan memberikan edukasi dan informasi yang benar terkait bagaimana cara penanggulangan pandemi Covid-19.

Ketua Kwarda Bali, Made Rentin tak henti mengajak seluruh anggota pramuka masuk dalam Duta Perubahan Perilaku sehingga pramuka bisa membantu program pemerintah dalam mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan usai menerima pengumuman bahwa dirinya masuk dalam 20 besar Duta Perubahan Prilaku yang dinilai langsung oleh Satgas Nasional Penanganan Covid-19 Bidang Perubahan Perilaku.

Keaktifannya sebagai Duta Perubahan Perilaku sehingga masuk ke 20 besar, bukan karena ambisi untuk memperoleh hadiah akan tetapi memang karena tanggung jawabnya yang melekat pada tugasnya sehari-hari.

“Ini mengalir saja, tidak ada atensi khusus, di tengah tugas saya sebagai Sekretaris Satgas juga Komandan Satgas Wilayah Bali NTB NTT yang dibentuk oleh Kwarnas dengan Surat Keputusan Nomor: 110 Tahun 2020 Tentang Satuan Tugas Pramuka Peduli Pandemi Covid-19.

Tiap hari bergerak ke lapangan, baik di tempat karantina, posko desa, layanan vaksinasi, termasuk di pintu masuk baik bandara maupun pelabuhan,

"Jadi potret kondisi lapangan, itulah yang dilaporkan secara online di Aplikasi Perubahan Perilaku,” jelas dia dalam sebuah kesempatan. Bukan orientasi untuk dapatkan hadiah / reward, tapi lebih kepada ingin memberikan contoh dan keteladanan kepada seluruh anggota pramuka.

"Bahwa kita bisa mengambil peran dalam penanganan Covid-19 di Provinsi Bali dengan rutin melakukan edukasi dan sosialisasi agar taat terhadap protocol kesehatan," katanya.

Termasuk juga mensukseskan gerakan pramuka menolong 1 anggota pramuka mengajak 2 lansia untuk vaksinasi, ini pun sudah saya lakukan”, tambahnya

Menurut Sekretaris Kwarda Bali, Nyoman Aryawan pada akhir tahun 2020, ketika Pandemi Covid-19 sedang mewabah, Gerakan Pramuka membuat sebuah program yaitu Duta Perilaku Perubahan.

Tujuan dari gerakan ini adalah agar seluruh anggota pramuka menjadi contoh, bisa memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat dalam usaha menanggulangi penyebaran Covid-19 ini.

Salah satu program yang cukup efektif di awal-awal pelaksanaan vaksinasi adalah dimana 1 orang anggota pramuka mengajak 2 orang lansia untuk ikut vaksinasi. Hal ini bisa mempercepat proses vaksinani terhadap kaum lansia pada saat itu, pungkasnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi