Bulan Bung Karno III Berakhir, Generasi Muda agar Teruskan Ajaran Sang Proklamator

Kamis, 01 Juli 2021 : 22.00
Sekretaris Provinsi Bali Dewa Made Indra/Dok. Humas Pemprov Bali/Dok. Humas Pemprov Bali

Denpasar - Masyarakat khususnya kaum muda diajak memperingati dan meresapi jasa Bung Karno dalam membangun ideologi bangsa, sebagai sebuah inspirasi dan nafas perjuangan bangsa kedepan seperti yang sedang dibangkitkan lagi lewat gelaran Bulan Bung karno.

Sekretaris Provinsi Bali Dewa Made Indra, menyatakan itu, saat resmi menutup Bulan Bung Karno III di Provinsi Bali Gedung Ksirarnawa, Art Center Denpasar, Rabu30 Juli 2021.

Acara peringatan berlangsung sukses selama sebulan penuh dengan berbagai ragam kegiatan hingga ke tingkat desa. Penyelenggaraan Bulan Bung Karno III di Provinsi Bali Tahun 2021 mengambil Tema “Wana Kethi Trau Prana Bhuwana," yang berarti Hutan/Pohon sebagai Napas Bumi.

Maknanya : Pohon sebagai sumber energi penghidup alam semesta beserta isinya ini, mengandung makna sangat dalam yang jika kita implementasikan ke dalam kehidupan sehari-hari.

“Tema akan jadi suatu kualitas hidup luar biasa, bila bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Sekda Dewa indra.

Menurutnya Ir Soekarno atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bung Karno adalah seorang founding father, seorang pemimpin gerakan perjuangan kemerdekaan yang belum pernah ada sebelumnya.

Bung Karno mengimajinasi suatu negara yang belum pernah ada, hingga menjadi ada.

"Sebelumnya kita masih berupa kerajaan-kerajaan yang terpencar, namun saat itu Bung Karno telah berimajinasi tentang suatu state yang bernama Indonesia dan beliau memimpin pergerakan menuju imajinasi itu. Suatu hal yang luar biasa,” paparnya.

Setelah perjuangan berat, penahanan hingga pengasingan, api perjuangan seorang Bung Karno tidak pernah padam sampai tanggal 17 Agustus 1945, imajinasi tentang sebuah state yang menaungi semua kerajaan di nusnatara akhirnya benar-benar terwujud.

Perjuangan Indonesia belum selesai dan Bung Karno terus memperjuangkan tema-tema heroik sebagai sebuah negara baru, sehingga Indonesia selain menjadi negara baru yang merdeka juga mampu menunjukkan taringnya menjadi negara terhormat di kancah internasional.

“Bayangkan, negara yang baru merdeka bisa Menyatukan asia-afrika dalam suatu konferensi untuk menghadapi dua kekuatan besar Amerika dan Uni soviet saat itu, Jadi Tidak ada alasan untuk meragukan kepemimpinan Bung karno,” tandas mantan Kalaksa BPBD Bali ini.

“Terutama dalam prinsip trilogi Bung Karno serta diluar itu masih banyak lagi ajaran beliau yang patut jadi pelajaran generasi muda," ucapnya.

Terlebih Bali punya riwayat secara biologis dan ideologis dengan sosok Bung Karno sehingga sudah sepantasnya Bali pemerintah provinsi dan kabupaten/kota memperingati Bulan Bung karno.

Selain sebagai apresiasi dan penghormatan pada jasa beliau tapi juga wahana untuk meneruskan, melanjutkan ideologi-ideologi beliau dalam berbangsa dan bernegara.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali I Gusti Agung Ngurah Sudarsana melaporkan bahwa gelaran Bulan Bung Karno III ditengah Pandemi Covid-19 dapat berlangsung dengan partisipasi maksimal dari masyarakat sehingga getaran Bung Karno dapat dirasakan sampai ke polosok-pelosok desa.

Gerakan Serentak Penanaman Pohon dan Kebersihan yang dilaksanakan ditingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota, Kecamatan, Desa dan Kelurahan se-Bali pada tanggal 21 Juni Tahun 2021.

Bibit pohon yang ditanam sebanyak 20.000 equivalen dengan penghijauan lahan 50 hektar. Adapun bibit pohon yang ditanam antara lain Bibit pohon Sukun, Tanjung, Ketapang, Sawo kecik, Cempaka, Juwet, Sirsak dan lainnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi