BI Dukung Akselerasi Transformasi Digital, 343.080 Merchant di Bali Manfaatkan QRIS

Kamis, 01 Juli 2021 : 07.40
Bank Indonesia menggelar “Digi Youthpreneurship Festival”/Dok. BI Bali

Denpasar - Banyak kegiatan usaha di Bali telah telah memanfaatkan QRIS terbukti sampai media bulan Juni 2021 tercatat 343.080 merchant yang bertransaksi dengan sistem pembayaran berbasis digital.

Oleh karena itu, Bank Indonesia bekerjasama dengan LLDIKTI Wilayah VIII menyelenggarakan rangkaian “Digi Youthpreneurship Festival” kepada 1.500 mahasiswa(i) dengan tujuan agar mahasiswa sebagai motor penggerak perubahan mampu melihat peluang dan potensi diri untuk membangun impiannya di era digital.

Rangkaian kegiatan diawali webinar series pembekalan selama 2 (dua) hari, dan dilanjutkan dengan perlombaan Digitalpreneurship antar kelompok mahasiswa.

Tahapan pembekalan diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa untuk membuat bisnis digital yang berdampak pada perluasan pembayaran berbasis digital.

Proses transformasi digital ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat dan optimisme dalam membantu ekonomi tetap berputar serta mempercepat transformasi ekonomi dan keuangan digital Indonesia.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho sepakat pembatasan mobilitas manusia di tengah pandemi Covid-19 telah mendorong pergeseran perilaku menjadi serba digital, dengan peralihan kegiatan yang dulunya mayoritas offline menjadi online.

Pada saat ini seluruh generasi terutama generasi milenial telah menjadi semakin akrab dengan digitalisasi.

Sebut saja berbagai e-commerce lokal hingga mancanegara, aplikasi sosial media, aplikasi jasa pembayaran, aplikasi ticketing, aplikasi hiburan, aplikasi logistik, investasi, hingga aplikasi virtual meeting seperti webinar yang sedang kita lakukan sudah sangat melekat di kehidupan sehari-hari kita semua.

Bahkan, saat ini mulai banyak start-up digital yang dipelopori mahasiswa dan diterima oleh kalangan luas seperti TaniHub di Bali hingga Ruang Guru di level nasional.

Salah satu kebijakan Bank Indonesia yang mendukung akselerasi transformasi digital adalah sistem pembayaran berbasis QRIS yang sangat mendukung kemudahan transaksi di berbagai sektor baik secara offline maupun online.

Di wilayah Balinusra, kata Trisno, QRIS semakin digunakan masyarakat dalam berbisnis dan bertransaksi. Per 18 Juni 2021 terdapat 343.080 merchant / usaha di Balinusra yang telah memanfaatkan QRIS.

"Harapannya melalui kegiatan ini, semakin banyak usaha di Balinusra terutama yang diinisiasi oleh kalangan muda telah memanfaatkan QRIS dalam usahanya," Trisno menambahkan, Rabu (30/6/2021).

Digitalisasi telah menjadi sebuah keharusan dan menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung pemulihan ekonomi terutama yang digerakkan kalangan civitas akademika.

Oleh karena itu, agar mahasiswa dapat memperoleh pembekalan dan pandangan secara komprehensif untuk merealisasikan ide dan mimpi membangun usaha berbasis digital maka dalam penyelenggaraan Webinar pembekalan ini Bank Indonesia mengundang beberapa narasumber yang kompeten dibidangnya, yaitu:

Gita Irawan Wirjawan, tokoh nasional yang expert di dunia usaha dan digitalisasi yang akan membawakan topik “Menggali Minat, Mengasah Bakat, Mengejar Prestasi di Era Digital”

Kemudian, Made Artana, Praktisi sekaligus Ketua STMIK Primakara Bali, yang akan membawakan topik “Start-Up Go Digital”, Alamanda Shantika, tokoh milenial berprestasi sekaligus President Director Binar Academy, yang akan menyampaikan success story terkait “Passion jadi Peluang Usaha? Kenapa Tidak”

Selain itu, Dadang Hermawan, Rektor ITB STIKOM Bali, akan memaparkan “Membangun Masa Depan Melalui Bisnis Digital, Jehian Sijabat, tokoh milenial inovatif dan kreatif yang akan sharing “Perjalanan Membangun Usaha”.

"Kami sampaikan optimisme harus terus dijaga dan momentum transformasi digital harus dimanfaatkan. Perubahan perilaku dengan memanfaatkan transformasi digital menjadi kunci utama dalam percepatan pemulihan ekonomi," tandas Trisno. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi