Antisipasi Meledaknya Covid di Klaten, Petugas Gabungan Menyasar ke Pasar

Jumat, 30 Juli 2021 : 20.30
Iptu Nahrowi, S.H., M.M., melakukan patroli gabungan ke pasar untuk memberikan edukasi kepada para pedagang dan pengunjung terkait protokol kesehatan ditengah PPKM Level 4, serta untuk selalu mematuhi ketentuan dari pemerintah terkait dilarang berkerumun/ags.

Klaten - Ditengah masa pemberlakuan perpanjangan PPKM, Polres Klaten mengadakan patroli gabungan dalam rangka operasi yustisi PPKM Level 4 di Wilayah Kabupaten Klaten, Jumat (30/7/21).

Kapolres Klaten AKBP. Eko Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasubag Humas Iptu Nahrowi, S.H., M.M., mengatakan bahwa kegiatan patroli gabungan ini untuk antisipasi meledaknya kasus Covid 19 ditengah masa PPKM Level 4.

Apel bersama dilakukan di halaman pemda Klaten yang dipimpin oleh Kasi Trantib Sat Pol PP Klaten.

“Pada patroli gabungan kali ini, pleton yang terlibat ada Pleton Taktis IV Polres Klaten, Kodim 0723/Klaten, Satpol PP Kabupaten Klaten, Disdagkop Kabupaten Klaten, dan Gugus Tugas Covid Kabupaten Klaten”.

Kasubag Humas Iptu Nahrowi, S.H., M.M., menambahkan pada patroli gabungan kali ini dilakukan pembagian masker serta pembinaan kepada para pedagang dan pengunjung Pasar Gayamprit dan Pasar Ngupit tentang pemberlakuan PPKM Level 4.

Selama kegiatan, patroli gabungan ini dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

“Kami juga memberikan himbauan kepada para pedagang dan pengunjung untuk disiplin mentaati protokol 5 M. Tak lupa melakukan olahraga, minum vitamin dan jangan lupa berjemur antara jam 8-10", saran Nahrowi.

Pemerintah tidak melarang warganya untuk beraktifitas, namun warga wajib memperketat kegiatannya agar tidak menimbulkan kerumunan dan tidak mengambil resiko penularan virus melalui udara dengan bersinggungan dengan orang yang berada disekitarnya.

"Kemudian untuk warung makan, kami menyampaikan agar membatasi jumlah pengunjung maksimal 25% dari kapasitas warung serta bagi pengunjung yang makan ditempat dibatasi waktu maksimal 20 menit", pungkasnya.

Masyarakat dapat menjalankan kegiatan ekonominya untuk memenuhi kebutuhan hidup rumah tangganya, namun wajib memperhatikan keselamatan dan kesehatan bersama. (ags)

Bagikan Artikel

Rekomendasi