Warga Keluhkan Kemacetan Jalan Akibat Genangan Air Selokan Pasar Genggong Probolinggo

Senin, 21 Juni 2021 : 21.19
Pasar Genggong di Desa Ketompen Kecamatan Pajarakan setiap hari aktivitas pembeli pasar ataupun penjual selalu ramai.karena letaknya berdekatan Pondok ZAHA/Syahroni Sakti Istione

Probolinggo - Menjelang musim penghujan warga terutama pengguna jalan di depan Pasar Genggong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo Jawa Timur khwatir dengan genangan air selokan di depan pasar, Senin (21/6/21).

Pasar Genggong di Desa Ketompen Kecamatan Pajarakan setiap hari aktivitas pembeli pasar ataupun penjual selalu ramai.dikarnakan letaknya berdekatan Pondok ZAHA. Lokasinya cukup strategis dan sebagai jalan utama menuju 4 kecamatan yakni Maron, Tiris, Krucil, dan Gading.

"Jangankan waktu hujan ,tidak hujanpun jalan raya depan pasar becek dan jadi genangan air,yang setiap pagi sering terjadi kemacetan kendaraan," ujar Sutomo, sopir becak motor.

Setelah banyaknya keluhan warga,Dinas (PUPR) Pekerjaan umum,Perumahan,dan Kawasan permukiman Kabupaten.Probolinggo mengerahkan anggotanya untuk membersihkan saluran selokan di depan Pasar Genggong.

Petugas mulai membuka penutup selokan yang terbuat dari semen cor berukuran 50cmx100cm sepanjang 100M,yang personilnya berasal dari 3 korwil yaitu Korwil Krejengan,Korwil Sebaung dan Korwil Pekalen.

Korwil Pekalen beranggotakan 30 orang.setelah satu persatu penutup selokan dibuka ternyata selokan yang awalnya kedalaman mencapai 70cm, kini hanya kurang lebih hanya tinggal kedalaman 15cm.

"Kondisi itu disebakan tumpukan sampah dan campuran pasir dan tanah.itu sehingga selokan tersumbat," ungkap "Sukarli" selaku Korwil Pekalen.

Warga berharap kedepanya tidak terjadi hal seperti ini lagi. Karna kalau terjadi genangan air terus menerus,Aspal jalan raya akan rusak,sekarang aja Aspal di jalan raya depan pasar Genggong kondisinya sudah rusak parah.

Hal ini Masyarakat juga sudah mengadukan ke salah satu lembaga swadaya masyarakat. Untuk melaporkan mengenai kondisi jalan yang aspalnya rusak kepada dinas terkait. (ron)

Bagikan Artikel

Rekomendasi