Perkuat Struktur dan Soliditas NasDem Bali Targetkan Masuk Tiga Besar

Selasa, 01 Juni 2021 : 10.13
Para elit partai NasDem Bali usai Konsolidasi singgah di warung Astapa Art Center Denpasar/Kabarnusa

Denpasar - Dengan terus memperkuat struktur partai dan konsolidasi maupun kesolidan maka Partai NasDem di Provinsi Bali optimis bisa meraih hasil maksimal di Pemilu 2024 dengan masuk tiga besar partai politik.

Optimisme itu disampaikan politikus senior yang menjabat Ketua Fraksi NasDem PSI DPRD Kota Denpasar Anak Agung Ngurah Gede Widiada dalam perbincangan bersama dengan elit NasDem lainnya di Denpasar, Senin 31 Mei 2021.

Menurut Widiada, meskipun belum memiliki wakilnya di DPRD Bali namun NasDem tetap memiliki keyakinan bisa memberikan warna bagi percaturan politik di Pulau Dewata.

"Soal kalah menang dalam perhelatan politik itu hal yang lumrah, yang menang menghormati yang kalah demikian sebaliknya," tutur Panglingsir Puri Peguyangan ini.

Ditegaskan, ditengah arus perpolitikan yang ada di Bali, NasDem ingin berada di tengah dari semua kekuatan politik yang ada. Terpenting bagaimana bisa memberikan warna bagi kehidupan demokrasi dan menfaat bagi kesejahteraan rakyat.

Karenanya, untuk bisa mewujudkan semua target partai termasuk memiliki wakil rakyat di tingkat provinsi pada Pemilu 2024, maka yang harus dilakukan dengan terus memperkuat konsolidasi dan kesoliditan partai.

Senada itu, Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Bali I Nyoman Winata menegaskan, fokus yang dilakukan partainya saat ini dengan memperkuat struktural partai.

"Kami sudah menyelesaikan konsolidasi kepengurusan di empat daerah Buleleng, Klungkung Denpasar dan Karangasem," tegasnya. Selain itu, pihaknya akan menindaklanjuti perintah partai untuk melaksanakan program Kartu Tanda Anggota (KTA) elektronik atau e-KTA.

Pihaknya juga akan turun ke bawah hingga kecamatann dan desa menggarap basis atau konstituen dalam meraup dukungan dalam menghadapi Pemilu 2024.

Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Karangasem IDA Mas Sumatri menegaskan,meski kalah dalam Pilkada Karangasem 9 Desember 2020 lalu, namun dirinya tetap harus optimis dan semangat menyambut pesta demokrasi lima tahunan mendatang.

"Kekalahan kemarin menjadi cerminan bagi kami untuk kembali bersemangat menjaga kesolidan partai," tandas mantan Bupati Karangasem ini.

Diakuinya, salah satu faktor penyebab kekalahan Pilkda Karangasem, karena ketidaksolidan di internal partai disamping juga kehadiran partainya tergolong baru di Bumi Lahar itu.

"Kami tetap semangat, semoga Pemilu mendatang di setiap kabupatan dan kota di Bali bisa memiliki satu kursi," ucapnya optimis. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi