Ombudsman Ingatkan Pentingnya Kompetensi, Masyarakat Diminta Awasi Seleksi Sekda Jembrana

Selasa, 15 Juni 2021 : 13.33
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab

Denpasar - Masyarakat diminta turut mengawasi seleksi jabatan Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Jembrana dan soal syarat kompetensi harus mendapat perhatian serius.

Hal itu disampaikan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab yang kini melakukan pengawasan dan pemantauan ketat terhadap proses seleksi jabatan Sekda Kabupaten Jembrana Bali.

Ditegaskan, Ombudsman akan melakukan proses pengawasan secara ketat. Kami juga meminta agar publik juga melakukan hal-hal yang sama, mengawasi transparansi proses seleksi sejak awal.

"Bila melihat, mengetahui, menemukan hal yang ganjil dan mengganjal mohon segera diadukan, dilaporkan, baik ke Ombudsman Bali maupun ke Badan Kepegawaian Daerah Bali," ujarnya di Denpasar, Selasa (15/6/2021).

Menurut Umar, sejauh ini proses masih berjalan transparan, terbuka, dilakukan secara online, dan masih bebas dari KKN dan intrik politik. Hasil dari setiap proses diumumkan secara terbuka sehingga patut diapresiasi.

Pihaknya bahkan meminta agar seluruh tahapan dan proses harus melibatkan media atau wartawan agar semuanya terbuka. Hingga saat ini proses sudah berjalan.

Semua peserta sudah memenuhi syarat formil seperti dokumen administrasi lainnya. Itulah sebabnya dari 5 peserta, ada satu orang yang dinyatakan gugur karena tidak bisa melengkapi syarat formil. Namun sesungguhnya yang lebih penting adalah syarat kompetensi.

"Dan itu dapat dilihat dari test penulisan makalah, uji kompetensi, wawancara presentasi," lanjutnya. Ditegaskan Umar, syarat kompetensi ini menjadi sangat penting untuk mengolah manajemen birokrasi menjadi lebih bagus dan mendukung visi dan misi pemerintah dan Bupati.

Kabupaten Jembrana, bupati dan wakil bupati baru, keduanya membutuhkan seorang Sekda yang bisa mengatur roda pemerintahan secara konsisten, berintegritas sesuai dengan amanat UU yang ada.

Kata Umar, untuk konteks Jembrana juga, perlu seorang Sekda yang memahami betul kultur Jembrana dengan segala karakteristiknya.

Seorang Sekda adalah pengelolah birokrasi. Bila Sekdanya baik, berkelas, berintegritas, disiplin, paham aturan main, maka sesungguhnya akan sangat membantu Ombudsman dalam kinerja pelayanan publik. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi