Mantap, 14 Atlet Tabanan Siap Berlaga di PON XX Papua

Rabu, 30 Juni 2021 : 21.06
Suasana santai jumpa pers KONI Tabanan bersama awak Pewarta di halaman Sekretariat KONI Tabanan

Tabanan - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tabanan akan mengirim 14 atlet untuk berlaga di PON XX pada Oktober mendatang di Papua. Atlet yang dikirim tersebut akan berlaga di enam cabang olah raga (Cabor).

Ketua KONI Tabanan I Dewa Ary Wirawan didampingi Sekretaris Umum KONI Tabanan I Made Nurbawa mengemukakan hal itu saat menggelar jumpa pers dengan awak Pewarta di Halaman Sekretariat KONI Tabanan, Rabu (30/6/2021).

"Atlit asal Tabanan tersebut akan berlaga di enam Cabor masinbg-masing Cabor Judo, Rugby, moto cross/balap motor, Wushu, Silat dan menembak," katanya.

Disebutkan, 14 atlet asal Tabanan yang dipercaya sebagai duta Bali untuk berlaga di PON XX Papua2021 masing-masing adalah Ni Kadek Anny Pandini dan I Gusti Ayu Putu Kakihara di cabor Judo, Ni Made Lusiana Gustanti, Ni Luh Mita Cahyani, Ni Putu Ary Anjani, Ni Kadek Feby Riana Safitri, Ni Kadek Kertiasih, Ni Kadek Kertiasih, Ni Kadek Rani Puspa Nirmala Sari, Ni Wayan Julia Ningsih dan Ayu Sinta Dewi di Cabor Rugby, I Putu Raditya Putra Permana di Cabor balap motor, Made Paramusata Wijaya di Cabor Wushu, I Kadek Wahyu Rihartana Giri di Cabor Silat dan Vigor Agung Waluya Yoshuara di Cabor Menembak.

Menurut Ary Wirawan, 14 atlet yang akan diberlaga di PON XX Papua 2021 Papua tersebut merupakan atlet andalan Tabanan yang selama ini telah mengukir prestasi di berbagai even olah raga.

Untuk itulah, KONI Tabanan optimis mereka akan menorehkan prestasi terbaik di ajang PON XX Papua 2021. Beberapa atlit yang kami kirim tersebut sudah pernah berprestasi di tingkat Sea Games, PON maupun Porprov.

"Kami optimis beberapa atlit yang kami kirim akan membawa nama baik Bali dan Tabanan dengan menyumbangkan medali. "Diantaranya yang paling berpeluang adalah di Cabor Judo. Cabor lainnya yang diikuti Atlit Tabanan tetap berpeluang," katanya optimis.

Pada kesempatan tersebut I Dewa Ary Wirawan yang tahun depan akan mengakhiri masa baktinya sebagai Ketua KONI Tabanan juga mengungkapkan rasa syukurnya karena pada Porprov Bali tahun 2019 lalu Tabanan yang selama ini dikenal sebagai juru kunci bisa naik peringkatnya di posisi empat dengan raihan 29 medali emas.

"Raihan 29 emas tersebut melebihi target 20 emas yang dicanangkan sebelumnya. Saat itu setelah memperoleh 20 emas kami berharap cukup karena keuangan daerah yang terbatas untuk memberikan bonus perolehan emas," katanya berterus-terang.

Disebutkan juga untuk pembinaan atlet di 43 Cabor, KONI Tabanan mendapat dana hibah dari APBD Tabanan sejumlah Rp 2 miliar. "Dari dana yang dianggarkan tersebut baru terserap 40 persen," katanya.

Sekretaris KONI Tabanan I Made Nurbawa menambahkan, dari dana hibah tersebut sekitar Rp1,5 miliar untuk pembinaan dan keperluan Cabor, sedangkan sekitar Rp 500 juta unbtuk operasional KONI dan pajak.

Terkait pendanaan untuk KONI ke depan, selain berasal dari dana hibah juga direncanakan berasal dari retribusi penggunaan GOR Debes, parkir, tiket even olah raga dan lainnya.

Pihaknya membantu pemda memungut retribusinya. Selain untuk pendanaan retribusi itu juga diharapkan dapat meningkatkan PAD Tabanan.

"Kami sedang menunggu surat perjanjiannya sebagai dasar legalitas kami memungut retribusi. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa direalisasikan," pungkasnya. (gus)

Bagikan Artikel

Rekomendasi