Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas, Polres Tabanan Maju ke Tingkat Nasional

Kamis, 17 Juni 2021 : 19.11
Ketua Tim Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas Tingkat Nasional AKBP Arief Bachtiar (kiri) saat berbincang dengan Wabup Tabanan (kanan) dalam peninjauannya di Taman Lalu lintas yang ada di Banjar Sanggulan, Tabanan

Tabanan - Tim Lomba Kampung Tertib Lalu lintas tingkat pusat menilai jago Polres Tabanan yakni Banjar Sanggulan yang menjadi Duta Polda Bali di Bajar Sanggulan, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali, Kamis (17/6/2021).

Ketua Tim Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas Tingkat Nasional Kasi Dikpen Subdit Dikmas Dit Kamsel Korlantas Polri AKBP Arief Bahtiar dalam sambutannya mengungkapkan, kampung tertib lalu lintas merupakan gerakan moral masyarakat secara sadar mewujudkan Kamtibselcar lantas dengan didampingi oleh pemerintah dan Kepolisian.

Disebutkan, sesuai dengan Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan dibuat untuk menciptakan lalu lintas di jalanan yang aman dan tertib.

"Dalam amanat Undang-Undang tersebut, selain  instansi pemerintah, masyarakat juga punya tanggung jawab untuk menciptakan Kamseltibcarlantas, " katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Tim Penilai Arif Bahtiar juga memberikan apresiasi positif kepada masyarakat Banjar Sanggulan, terutama kepada Pemerintah Kabupaten Tabanan dan stakeholder terkait atas terbentuknya Kampung Tertib Lalu lintas.

"Angka laka lantas masih cukup tinggi, untuk itu perlu bersinergi bersama-sama menurunkan kasus laka lantas, masyarakat wajib berperan serta dalam membantu Pemerintah mewujudkan Kamtibselcar lantas," ujaranya.

Disebutkan juga, Lomba Kampung Tertib Lalu Lintas tingkat nasional ini diikuti 34 Polda seluruh Indonesia. Penilaiannya dilaksanakan selama dua tahun. Tahun ini penilaian 12 Polda, sisanya tahun berikutnya.

Sebelumnya, Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy P.S Siregar dalam sambutan selamat datangnya mengemukakan, dalam Lomba Kamoung Tertib Lalu Lintas tahun ini, Banjar Sanggulan yang menjadi duta Tabanan dlam lomba sejenis di tingkat Polda Bali telah meraih juara pertama, dan kali ini mewakili Polda Bali dalam lomba di tingkat nasional.

"Adanya kampung tertib lalu lintas ini dimaksudkan untuk memberikan contoh dan pembelajaran tentang budaya tertib lalu lintas, demi terciptanya kamseltibcar lantas di wilayah Tabanan," paparnya.

Ditegaskan, Pendidikan terkait budaya berlalu lintas dipandang perlu diterapkan sejak dini salah satunya dikemas dalam bentuk kampung tertib lalu lintas. Hal ini ditegaskan Kapolres Mario karena tingginya kecelakaan lalu lintas karena banyaknya pengguna kendaraan tidak mengerti peraturan lalu lintas.

"Dapat saya sampaikan hampir 80 persen korban laka lantas adalah usia produktif 18 - 35 tahun yang merupakan generasi penerus bangsa," tegasnya.

Sebelumnya, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wabup Tabanan I made Edi Wirawan memberikan apresiasi dan dukungannya kepada Banjar Sanggulan yang menjadi duta Polda Bali dalam lomba Kampung Tertib Lalu lintas di tingkat nasional.

"Lomba ini juga guna mendukung visi Pemkab Tabanan di bidang lalu lintas untuk menekan angka laka lantas dan diharapkan Banjar Sanggulan bisa menjadi contoh dan role model bagi desa lainnya guna mewujudkan ketertiban lalu lintas di Kabupaten Tabanan dan ke depannya diharapkan bisa zero accident laka lantas di Kabupaten Tabanan," paparnya.

Pada kesempatan tersebut dalam sambutannya Bupati Tabanan juga berharap hendaknya ke depan di Kabupaten Tabanan akan terbentuk lagi kampung kampung tertib lalu lintas lainnya untuk mengedukasi masyarakat dalam budaya tertib berlalu lintas. (gus)

Bagikan Artikel

Rekomendasi