Ganjar Semangati Grup Band Siswa SMKN 8 Surakarta untuk Lakukan 5M

Selasa, 01 Juni 2021 : 23.36
Ganjar mengajak photo bersama dengan grup band See With Heart untuk menjaga kesehatan dengan menjalankan protokol kesehatan dan 5M di hari saat peringatan Hari Lahir Pancasila, di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT)/doc.DaninizPujianta.

Surakarta – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan semangat kepada para siswa SMKN 8 Surakarta, yang tergabung di grup band mayoritas difabel, di Kota Surakarta.

Spirit itu disampaikannya saat peringatan Hari Lahir Pancasila, di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT), Selasa (1/6/2021).

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga mengajak para siswa yang tergabung di grup band See With Heart itu untuk menjaga kesehatan dengan menjalankan protokol kesehatan dan 5M.

Menjaga protokol kesehatan, kegiatan 5M harus kita lakukan yaitu, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas.

Ganjar mengatakan, di momen ini hendaknya masyarakat bisa lebih membumikan Pancasila. Karena itu, ada dua hal yang harus dilakukan di Hari Kelahiran Pancasila.

“Satu, konten apa yang ingin dipesankan kepada masyarakat dari nilai-nilai yang ada. Kedua, cara menyampaikan, termasuk untuk menjadikan masyarakat sehat ditengah pandemi ini," ujar Ganjar.

Mengingat saat ini memang hal itu sama saja menyesuaikan dengan tuntutan zaman. Maka praktis, sekarang butuh agen yang mencontohkan secara konkret dan nyata. “Sehingga Pancasila makin membumi,” sambungnya.

Seperti halnya ihwal toleransi, sampai pada bagaimana menghadapi teknologi ke depan, tantangan bangsa, yang merupakan representasi dari kelompok atau kalangan.

Misalnya, dari kalangan muda ada Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming yang bisa jadi role model (panutan) kepemimpinan.

Ganjar mengibaratkan Pancasila seperti bintang yang bersinar dengan dinamis. Yang bisa diartikan sebagai masa depan, energi, teknologi, development, dan lainnya. “Itu mesti disampaikan,” sambungnya.

Adapun implementasi Pancasila di Jateng di masa pandemi, Ganjar menyebut, program penanganan Covid-19 berupa Jogo Tonggo merupakan bentuk aplikasi nyata Pancasila.

“Jogo Tonggo sudah sangat Pancasilais banget. Saling tolong antartetangga, dan jaga kesehatan ditengah pandemi,” tutup Ganjar. (ags)

Bagikan Artikel

Rekomendasi