BNPP Bali Musnahkan Ganja dan Ribuan Gram Sabu

Selasa, 29 Juni 2021 : 07.47
Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra menjelaskan, barang terlarang yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus beberapa waktu lalu/Ist.

Denpasar - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali memusnahkan barang narkotika yang yang selama ini telah berhasil disita yakni puluhan ribu gram ganja dan ribuan gram sabu.

Aksi pemusnahan barang haram itu dalam memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI 2021. Total barang bukti pemusnahan ada 48.540,27 gram ganja dan sabu seberat 984,51 gram.

Kepala BNNP Bali Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra menjelaskan, barang terlarang yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan kasus beberapa waktu lalu. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk keprihatinan dan perlawanan terharap peredaran narkoba.

"Sebagai bentuk keprihatinan dan perlawanan, war on drugs. Kita lakukan untuk mewujudkan Bali bersih dari narkoba yang sejalan dengan pola pembangunan pemerintah Provinsi Bali," imbuhnya di Kantor BNNP Bali, Senin (28/6/2021).

Salah satu barang bukti yang ikut dimusnahkan yaitu terkait pengungkapan jaringan narkoba lintas Provinsi dari Medan menuju Bali.

Dijelaskan, pemusnahan barang bukti hari ini, salah satunya barang bukti hasil pengungkapan narkoba jaringan Medan menuju Bali yang berhasil digagalkan di Terminal Mengwi.

Sugianyar menambahkan, pemusnahan barang sitaan Narkotika adalah serangkaian tindakan penyidik untuk memusnahkan barang sitaan, yang pelaksanaannya dilakukan setelah ada penetapan dari Kepala Kejaksaan Negeri setempat untuk dimusnahkan dan disaksikan oleh pejabat yang mewakili.

Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional sebagai bentuk keprihatinan dan perlawanan WAR ON DRUGS mewujudkan bali bersih narkoba yang sejalan dengan pola pembangunan pemerintah provinsi bali “nangun sat kerthi loka bali”.

Selain itu, penanganan barang sitaan Narkotika, Prekursor Narkotika dan bahan kimia lainnya terdapat kemungkinan terjadinya penyelewengan dan penyalahgunaan.

"Salah satu upaya untuk menghindarkan atau mengurangi resiko tersebut, perlu dilakukan pemusnahan terhadap barang sitaan tersebut," demikian Sugianyar. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi