Bencana Alam di Karangasem, Wabup Artha Dipa Turun Berikan Bantuan

Sabtu, 19 Juni 2021 : 20.47


Amlapura - Hujan Deras yang melanda Karangasem, dalam semalam, Rabu (16/6), menimbulkan bencana di beberapa wilayah. 

Wakil Bupati Karangasem, I Wayan Artha Dipa, turun langsung meninjau beberapa titik bencana. 

Dikatakan ada 33 titik tempat terjadinya bencana di Kabupaten Karangasem, namun kali ini Wabup Artha Dipa baru bisa mengunjungi dua titik tempat terjadinya bencana longsor.

Dengan didampingi Camat Selat, Sekretaris BPBD Karangasem, Putu Eka Tirtana, Kepala Daesa Duda Timur, Gede Pawana, Wabup Artha Dipa turun ke lokasi pertama di Kecamatan Selat, Jumat (19/6/2021).

Artha Dipa langsung menyerahkan  bantuan berupa sembako, terpal dan matras yang bersumber dari BPBD Karangasem kepada salah satu penduduk sekitar, bernama I Nyoman Rapet asal Duda Timur. 

Pengakuan korban, rumahnya ambruk tertimpa longsoran bukit akibat hujan lebat pada Rabu (16/6).

Wakil Bupati bersama rombongan melanjutkan perjalanan meninjau lokasi lonsong sekaligus memberikan bantuan ke Kecamatan Sidemen. 

Di Kecamatan Sidemen, dua dua orang warga yang rumahnya tertimpa timbunan longsor diantaranya, I Putu Suarna, asal Banjar Dinas Kebung Kauh, Desa Telaga Tawang, Sidemen. Satunya lagi, I Wayan Pageh, asal Banjar Dinas Kebung Kauh, Desa Telaga Tawang, Sidemen.

Disela-sela peninjauan , Wabup Artha Dipa meminta pihak BPBD melakukan penanganan serius terhadap bencana yang terjadi. 

“Jangan setengah-setengah, pokoknya tidak ada kata tidak tuntas. Jangan menunggu arahan, jika ada laporan korban, langsung tangani, benahi kerusakan yang ada,” tegas Artha Dipa.

Sekretaris BPBD Karangasem, Eka Tirtana menyebutkan, BPBD Karangasem mencatat sebanyak 33 laporan kejadian dampak hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Karangasem yang terjadi pada Rabu malam hingga Kamis pagi (17/06/2021).

Selain longsor, laporan banjir juga juga tercatat terjadi di 7 titik dari tiga wilayah tersebut. Sebanyak 6 titik kejadian pohon tumbang dan 4 titik laporan kerusakan bangunan hingga senderan.

Dari seluruh laporan tersebut, paling banyak dilaporkan yaitu kejadian tanah longsor sebanyak 16 titik, dimana 9 titik laporan longsor diantaranya berasal dari wilayah Kecamatan Sidemen. Sedangkan sisanya di wilayah Kecamatan Selat, Manggis dan Kecamatan Abang.

"Dari jumlah laporan yang masuk, beberapa sudah bisa ditangani anggota dan warga, beberapa titik masih kordinasi alat berat untuk segera ditangani," tandasnya. (nik)

Bagikan Artikel

Rekomendasi