WHDI Tabanan Gelar Pelatihan Keterampilan Kuliner

Jumat, 28 Mei 2021 : 20.47
Peserta pelatihan Keterampilan Kuliner berfoto bersama dengan Panitia sebelum pelatihn

Tabanan - Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Tabanan yang sebelumnya bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama (Kantor Kemenga) Kabupaten Tabanan, menggelar pelatihan kuliner berbahan baku ikan awal Mei lalu, kali ini WHDI menggandeng Dinas Kebudayaan Tabanan menggelar Pelatihan Keterampilan Kuliner di LPK Karya Lestari, Tabanan, Jum'at (28/5/2021).

Ketua WHDI Kabupaten Tabanan Ni Made Putriningsih Wirna dalam sambutannya mengemukakan, pelatihan yang digelar WHDI ini dalam rangka meningkatkan kreasi inovasi ekonomi kreatif Agar Bangsa Indonesia Selamat Dari Ancaman Pandemi Covid-19.

"Setelah mengikuti pelatihan keterampilan Kuliner berbahan baku ikan ini, peserta bisa meningkatkan ekonominya melalui usaha kreatif kuliner berbahan baku ikan," katanya.

Disebutkan, ekonomi kreatif melalui usaha kuliner ikan bisa dilakukan oleh peserta pelatihan dan anggota WHDI lainnya karena berpotensi sebagai usaha rumahan yang bisa meningkatkan tambahan penghasilan keluarga di masa pandemi Covid-19.

"Pelatihan ini juga sebagai pelaksanaan dari program kerja WHDi bidang ekonomi," katanya.

Pada kesempatan tersebut Ketua WHDI juga mngucpkan terimakasihnya kepada Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan yang telah mengalokasikan anggarannya dari APBD Kabupaten Tabanan untuk mendanai pelatihan ini serta LPK Karya Lestari yang sudah meminjamkan tempat untuk pelatihan dan peralatan pengolahan ikan untuk praktek.

Ketua WHDI Tabanan juga mengungkapkan, pelatihan ini diikuti 25 orang peserta yang berasal dari pengurus WHDI Kecamatan seluruh Tabanan dan aggota PKK Kabupaten Tabanan.

"Pelatihan dilaksanakan selama sehari meliputi teori dan praktek," katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan diwakili Kepala Seksi Pelestarian Adat I Gede Nyoman Sugiartha sebelum membuka Pelatihan secara resmi dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kreatifitas dan keterampilan dalam mengolah kuliner berbahan baku ikan ini.

"Kami mengharapkan ibu-ibu peserta pelatihan dapat mengikuti pelatihan ini dengan seksama," harapnya. Nyoman Sugiartha juga berpesan agar selama pelaksanaan pelatihan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan dari pemerintah dengan ketat. (gus)

Bagikan Artikel

Rekomendasi