Luncurkan Gokil MAX 36GB, Smartfren Catat Pertumbuhan Positif Jumlah Pelanggan di Bali

Minggu, 30 Mei 2021 : 19.49
Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim saat Konferensi Pers dan launching Gokil MAX 36 GM di Denpasar, Minggu (30/5/2021).

Denpasar - Operator seluler Smartfren semakin mendapat tempat di Pulau Bali ditandai dengan pertumbuhan jumlah pelanggan mencapai lima kali lipat sejak tiga tahun terakhir.

Deputy CEO Smartfren Djoko Tata Ibrahim menyampaikan itu saat Konferensi Pers launching Gokil MAX 36 GM di Denpasar, Minggu (30/5/2021). Menurutnya, respon masyarakat cukup positif karena memang produk-produk Smartfren sangat mengena dan dibutuhkan masyarakatdi Tanah Air.

Diakuinya, selama ini, baru pertama kali melihat peluncuran produk sedahsyat Gokil MAX 36 GB. Apalagi, saat masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

Sambutan masyarakat cukup bagus, karena Smartfren memiliki keunggulan dengan apa yang disebut 4P. "Produk. price, promotion, distribution dan di kita ada the people, atau orang-orang yang menjadi perekat semua ini, ini jempolan atau luar biasa," tandasnya lagi.

Terlebih saat masa pandemi Covid-19 sekarang, pasar di Indonesia sangat membutuhkan produk yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat. "Makanya kita berikan produk produk yang memang sesuai kantong rakyat kita," katanya menegaskan.

Produk teranyar Gokil MAX 36 G ini, tentunya disesuaikan dengan pola belanja yang berbeda antar segmen pasar. Dari penjelasan sejumlah Mitra Outlet di Bali, mereka menyampaikan produk Smartfren paling lengkap dan terjangkau dibanding operator seluler lainnya.

Ada pasar yang lebih suka membeli paket bulanan tentu Smartfren menghadirkan paket unlimited. Kemudian, produk baru lainnya yang baru mulai paket Rp 10 ribu, Rp30 ribu Rp 40 ribu, Rp100 ribu sampai Rp200 Ribu, sesuai kemampuan daya beli masyarakat.

Pada bagian lain, Joko menambahkan, saat ini kebutuhan akan data untuk quota internet menjadi paling dibutuhkan masyarakat mulai quota untuk anak balita, quota pelajar hingga quota santri telah diberikan Kemenag RI.

"Terhubung internet menjadi kebutuhan pokok masyarakat sekarang, bayangkan saja bagaimana kalau kita hidup tanpa quota internet," tukasnya.

Pihaknya berorentasi kepada pelanggan dan pasar sehingga terus membenahi memperkuat semua produk, jenis, market Smartfren sehingga bisa diterima masyarakat.

Yang membanggakan, saat ini, Smartfren mendapat penambahan kapasitas jaringan di semua BTS sehingga ada penambahaan pelanggan atau speed bertambah.

"Harganya diatas Rp1,5 Triliun setiap tahun harus dibayar, itu hanya bisa dibayar kalau kita ada penambahan jumlah pelanggan," tandasnya. Joko menyebutkan, dari data terakhir, diketahui, pelanggan smartfren di Bali bertambah lima kali lipat sejak tiga tahun terakhir.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi Informasi (Kominfo) Kota Denpasar I Dewa Made Agung menyatakan, hadirnya produk Smartfren sangat membantu masyarakat dalam mengakases layanan internet.

"Tentunya terbantu, lumayan dari sisi harga, apalagi anak-anak masa pendidikan saat pandemi ini mareka anak sekolah merasa terbantu dengan hadirnya paket Smartfren," ucapnya.

Dukungan internet tentunya senantiasa ditunggu oleh Pemerintah Kota Denpasar seperti untuk mendukung kegiatan literasi pengguna internet yang sehat atau positif.

Pihaknya menungu untuk kegiatan literasi bagi pengguna internet karena ingin melibatkan swasta semua untuk literasi pengguna intermet.

"Apalagi smartfren, saya rasa cukup murah harga paketanya, akan lebih cepat intervensi ke masyarakat," sambungnya. Yang pasti, masyarakat dengan kondisi saat ini, sangat terbantu dengan produk-produk Smartfren yang cukup murah.

"Bantuan lainnya juga diterima CSR dan lainnya, terutama paket murah sangat dibutuhkan, dahulu dengan harga segitu, belum terjangkau kini coverage areanya lebih luas," tukasnya.

Acara digelar Smartfren di Bali berlangsung aman dan lancar dan semua peserta telah menjalai potokol kesehatan secara ketat dan untuk mencegah penyebaran Vvirus Corona atau Covid-19. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi