Tradisi Pembaretan dan Penyematan Brevet Infanteri di Pantai Kura Kura

Sabtu, 08 Mei 2021 : 15.25
Ditandai pelepasan tanda peserta latihan dan dilanjutkan dengan pemasangan baret serta penyematan brevet Infanteri oleh Danrindam XII/Tpr kepada perwakilan Bintara Siswa/Dok.Pendam5brawijaya

Bengkayang - Komandan Rindam XII/Tpr, Kolonel Inf Washington Simanjuntak memimpin acara Penutupan Yudha Wastu Pramukha dan Tradisi Pembaretan Pendidikan Kejuruan Bintara Infanteri Abituren Dikmaba TNI AD Tahun Anggaran 2020 (OV).

Kegiatan berlangsung di pantai Kura-Kura, Kecamatan Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Jumat (7/5/2021).

Ditandai pelepasan tanda peserta latihan dan dilanjutkan dengan pemasangan baret serta penyematan brevet Infanteri oleh Danrindam XII/Tpr kepada perwakilan Bintara Siswa.

Danpussenif Kodiklatad, Letnan Jenderal TNI Arif Rahman, M.A., dalam amanatnya yang dibacakan oleh Danrindam XII/Tpr mengucapkan selamat kepada 161 Bintara Siswa atas keberhasilan dan kesuksesan dalam menyelesaikan latihan Yudha Wastu Pramukha yang telah dilaksanakan selama 24 hari.

Danrindam XII/Tpr dalam amanatnya, latihan Yudha Wastu Pramukha dan tradisi pembaretan merupakan bagian yang sangat penting dan tak terpisahkan dari perjalanan hidup seorang prajurit Infanteri.

Tujuan kegiatan ini untuk memupuk jiwa korsa dan semangat kebersamaan diantara sesama warga Korps Infanteri serta merupakan salah satu upaya menumbuhkan nilai-nilai kejuangan prajurit dalam rangka mengimplementasikan segala kemampuan yang dimiliki.

"Untuk menjadi prajurit Infanteri yang handal dan selalu berhasil dalam setiap medan penugasan,” tutur Danrindam.

Pihaknya menekankan kepada para Bintara Siswa untuk selalu meningkatkan kemampuan pengetahuan, ketrampilan, dan kemampuan fisik dengan didukung semangat juang, jiwa korsa serta kebanggaan yang tinggi terhadap kecabangan Infanteri sebagai bekal pengabdian kepada bangsa dan negara.

Hal ini sesuai semboyan Yudha Wastu Pramukha yang mengandung arti sebagai pelaksana pertempuran terdepan dan menjadi penentu kemenangan dalam pertempuran di darat. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi