Terjaring Operasi Yustisi di Demak, Pengunjung Warung Kopi Jalani Swab Antigen

Selasa, 11 Mei 2021 : 10.41
Pelanggar Operasi Yustisi di Kabupaten Demak, dilakukan swab antigen sebagai upaya untuk tracking dan pencegahan menyebarnya virus Covid-19/strs/ist.

Demak - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Demak bergerak bersama TNI-Polri melakukan patroli skala besar di titik keramaian kota Demak.

Patroli sekaligus Operasi Ketupat Candi Kali ini menyasar cafe dan tempat hiburan yang berada di Kabupaten Demak, Senin (10/05/2021).

Dalam rangka mencegah penyebaran wabah Covid-19, Operasi Yustisi dipimpin langsung oleh Wakapolres Demak Kompol Johan Valentino.

Patroli Operasi Ketupat Candi kali ini menyasar warung kopi dan cafe serta tempat hiburan, untuk antisipasi penyebaran Covid-19 dan gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Demak.

Dalam kegiatan Patroli Operasi tersebut, Wakapolres menghimbau kepada warga masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker apabila keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak dengan orang lain, dan menghindari kerumunan serta membatasi mobilisasi guna mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Pada saat yang bersamaan, Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adittama juga menitipkan pesan “Apabila mendengar atau mengetahui informasi sekecil apapun tentang potensi ancaman gangguan kamtibmas, segera menginformasikan kepada aparat setempat".

Adapun warga masyarakat yang di tindak karena melanggar protokol kesehatan tidak memakai masker pada saat terjaring operasi Yustisi, diberikan sanksi teguran dan dilakukan test swab Antigen ditempat sebagai upaya tracking virus Covid-19.

Kapolres Demak juga menambahkan bahwa Kegiatan Patroli Yustisi ini selain bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid-19, juga untuk mendisiplinkan warga mematuhi protokol kesehatan, semoga pandemi wabah Covid-19 di negara kita Indonesia segera berlalu,” pungkasnya. (strs/ags)

Bagikan Artikel

Rekomendasi