Razia PPKM Skala Mikro di Denpasar, Pelanggar Prokes Diminta Push Up

Sabtu, 15 Mei 2021 : 00.00
penertiban protokol kesehatan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro/Dok. Pemkot Denpasar

Denpasar - Tim Yustisi Kota Denpasar memberi peringatan melalui pembinaan kepada enam orang yang salah menggunakan masker dengan melakukan push up sebagai efek jera.

Hal itu dilakukan saat melaksanakan penertiban protokol kesehatan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di beberapa titik di Kota Denpasar diantaranya Jalan Gunung Galunggung Denpasar, depan plaza renon dan Jalan Sudirman serta Areal Pasar Pula Kerthi, Jumat (14/5/2021).

Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, dalam upaya menekan penularan covid 19 pihaknya rutin melaksanakan penertiban protokol kesehatan.

Kali ini pihaknya menjaring 6 orang. Semua pelanggar tersebut diberikan pembinaan karena menggunakan masker tidak pada tempatnya.

Dalam menekan penularan covid 19 ia mengaku akan lebih tegas dalam melaksanakan penertiban protokol kesehatan. Setiap penertiban jika ditemukan ada yang tidak menggunakan maka akan di denda ditempat.

"Sedangkan bagi yang salah menggunakan masker akan diberikan pembinaan dan sanksi push up," ucapnya. Untuk memberikan efek jera dalam kesempatan itu pelanggar juga diberikan sanksi push up ditempat dan harus mendatangani surat pernyataan tidak melanggar kembali.

"Jika kemudian hari ditemukan melanggar lagi maka mereka harus siap menerima tindakan lebih tegas," jelasnya.

Guna menekan kerumunan pasca Hari Raya Idul Fitri, Sayoga mengaku pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kesehatan kepada masyarakat. Agar tidak ada yang melanggar protokol kesehatan.

Demi kebaikan semua orang Sayoga mengaku tidak lelah dan akan terus mengimbau masyarakat agar selalu mentaati protokol kesehatan 6M yakni meqmakai masker standar dengan benar, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi bepergian, meningkatkan imun, dan mentaati aturan.

Pihaknya berharap, dengan cara penularan covid 19 dapat teputus. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi