Optimalkan Pendapatan Daerah, Polda Bali Terapkan Empat Inovasi Pelayanan Publik

Sabtu, 08 Mei 2021 : 00.45
Gubernur Bali, Wayan Koster meresmikan inovasi layanan publik Polda Bali/Dok.Humas Pemprov Bali

Denpasar - Gubernur Bali, Wayan Koster mengapresiasi Polda Bali yang telah menghadirkan 4 Inovasi Pelayanan Publik yang terbukti memberikan dampak positif bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bali.

Empat inovasi pelayanan itu meliputi Inovasi Pelayanan Publik Samsat Kerti, Samsat Drive Thru Mobile, Samsat Drive Thru Ditlantas dan Inovasi SKCK Drive Thru Dit Intelkam Polda Bali sebagai upaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat ditengah situasi Pandemi Covid-19.

Koster mengapresiasi inovasi ini, karena sangat penting untuk meningkatkan pendapatan di Provinsi Bali dan sangat sejalan dengan kebutuhan masyarakat yang sudah digariskan oleh Bapak Kapolri dengan tema Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi, Berkeadilan).

"Kita butuh itu karena memiliki pelayanan yang cepat, mudah, tidak terjadi Pungli (Pungutan liar, bersih, serta aman,” ujar Gubernur Koster dihadapan Kapolda Bali, Irjen Putu Jayan Danu Putra di Kantor UPT. Samsat Badung, 7 Mei 2021.

Turut hadir, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Bali, Umar Ibnu Alkhatab, Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali, I Made Santha, Dirlantas Polda Bali, Kombes Pol. Indra, Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, serta PT. Jasa Raharja Cabang Bali, Jumat (Sukra Pon Medangsia) tanggal 7 Mei 2021 di Kantor UPT. Samsat Badung.

Mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengungkapkan Bali yang mengandalkan dunia pariwisata, saat ini sangat terdampak ekonominya.

Hal itu dirasakan oleh Kabupaten/Kota yang sumber pendapatannya berasal dari Pajak Hotel/Restaurant. Akibat adanya inovasi dijalankan oleh Polda Bali bekerjasama dengan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Bali, PT. Jasa Raharja, dan BPD Bali.

Gubernur Koster mencatat ada dampak positif yang dihasilkan dari dua sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Pemprov Bali (Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, red) di situasi pandemi Covid-19.

“Inovasi ini sangat memberikan dampak, sehingga pada Triwulan I Tahun 2021 saya sudah menandatangani Dana Bagi Hasil untuk dibagi kepada Kabupaten/Kota di Bali, dan yang paling besar mendapatkan Dana Bagi Hasil-nya ialah Kabupaten Badung sebanyak Rp 26,5 miliar,” jelasnya.

Kapolda Bali, Irjen Putu Jayan Danu Putra melaporkan Inovasi Pelayanan Publik Samsat Kerti, Samsat Drive Thru Mobile, Samsat Drive Thru Ditlantas dan Inovasi SKCK Drive Thru Dit Intelkam Polda Bali merupakan upaya untuk menghindari kerumunan dengan mengoptimalkan pendapatan daerah.

Polri bersama instansi terkait menyelenggarakan pelayanan publik dengan melakukan terobosan – terobosan melalui inovasi yang bisa dilakukan dimana saja, kapan saja, dan one top service. (rhm).

Bagikan Artikel

Rekomendasi