Karangsem Targetkan Zona Hijau Pertama di Bali, Bupati Dana Pantau Vaksinasi Astrazeneca

Minggu, 16 Mei 2021 : 23.26
Bupati Gede Dana turun langsung memantau pelaksanaan vaksinasi Bale Masyarakat Desa Datah sekaligus mengedukasi dan meyakinkan masyarakat agar tidak takut divaksin/Dok. Humas Pemkab Karangasem.

Amlapura - Bupati Karangasem I Gede Dana menghimbau masyaraat agar tidak takut atau khawatir menjalani vaksinasi astrazeneca untuk pencegahan Covid-19.

Dana terus melakukan pemantauan langsung pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat. Bahkan, di hari libur pun, Bupati Gede Dana tetap menjaga fokusnya dalam menuntaskan pelaksanaan vaksinasi vaksin astrazeneca ini.

Seperti saat pelaksanaan vaksinasi di enam desa di Kecamatan Abang, yakni di Desa Datah, Bunutan, Purwakerti, Culik, Kerta Mandala dan Labasari, Minggu (16/5/2021).

Bupati Dana turun langsung memantau situasi sekaligus mengedukasi dan meyakinkan masyarakat agar tidak takut divaksin. Pihaknya serius melakukan pemantauan langsung di lokasi, agar pelaksanaan vaksinasi dapat dituntaskan sesuai dengan jumlah target sasaran.

Bahkan, Bupati Gede Dana menargetkan ingin menjadikan Karangasem yang dipimpinnya ini sebagai daerah zona hijau COVID-19 pertama di Bali.

Ini salah satu bentuk komitmen dan keseriusan pemerintah daerah dalam menyukseskan pelaksanaan vaksinasi agar sejalan dengan program pemerintah pusat dan Pemprov Bali.

“Target pertama kami agar Karangasem bisa menjadi zona hijau, dengan mengutamakan pelaksanaan vaksinasi pada zona merah dan zona orange di setiap kecamatan, yang dianggap sebagai wilayah rawan dampak penyebaran COVID-19 ini,” katanya ditemui disela-sela kegiatan meninjau pelaksanaan vaksinasi di Bale Masyarakat Desa Datah.

Masyarakat nampak begitu antusias dengan jadwal pelaksanaan vaksinasi ini. Terlebih, dipantau langsung oleh Bupati Karangasem.

Bahkan, sekitar pukul 10.00 wita, antrian warga sudah mencapai ratusan orang. Namun, mereka tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. Ini terlihat di Pos Vaksinasi Wisata Tirta Purwakerti.

Masyarakat begitu antusias, karena mereka khawatir kehabisan vaksin astrazeneca ini. Meski pun mereka sebenarnya sudah terdata sebagai sasaran vaksinasi sejak awal.

Seorang warga mengaku sangat senang setelah divaksin. Karena memang sudah menunggu sejak lama, agar mendapat vaksinasi ini. Sehingga bisa terlindungi dari COVID-19.

Ia juga mengaku senang melihat warga lainnya, terutama dari para lansia yang juga akhirnya bisa divaksin. Sebab, bagi para lansia menurutnya lebih rentan terdampak buruk jika tertular COVID-19.

“Pokoknya lega sekali rasanya setelah dapat divaksin. Saya memang sudah menyiapkan diri sejak awal. Tidak sakit, tidak takut, yang jelas senang,” ungkapnya.

Total vaksinasi di enam desa ini ada sebanyak 8.170 jumlah sasaran. Vaksinasi dilakukan secara bertahap melihat jumlah tenaga medis dan jumlah vaksin.

Dia menambahkan, Karangasem sudah melakukan vaksinasi hampir 32 ribu vaksin astrazenaca. Sejauh ini belum ada dampak serius yang dianggap membahayakan kesehatan.

Menurutnya, kalau hanya dampak panas dan meriang, itu dianggap sebagai reaksi biasa. Kalau pun ada keluhan serius, maka bisa langsung disampaikan kepada vaksinator, agar bisa dicek lebih lanjut dengan cepat.

Dalam pelaksanaan monitoring ini vaksinasi ini, Bupati Gede Dana juga didampingi oleh Sekda Ketut Sedana Merta, Kadis Kesehatan Karangasem Gusti Bagus Putra Pertama, Camat Abang Ida Bagus Eka Ananta dan serta pejabat terkait lainnya.

Pemantauan pelaksanaan vaksinasi ini akan terus dilakukan Bupati Gede Dana di seluruh kecamatan. Selain mendorong agar proses vaksinasi lebih cepat sesuai target pemerintah, juga sekaligus mengedukasi setiap warga agar tidak khawatir divaksin.

"Sebab, vaksinasi ini ditujukkan sepenuhnya untuk melindungi masyarakat Karangasem dari bahaya COVID-19," imbuhnya. (nik)

Bagikan Artikel

Rekomendasi