Kapolda Jateng Lakukan Pengecekan Pospam Terpadu Ops Ketupat Candi 2021

Rabu, 12 Mei 2021 : 14.06
Acara pengecekan Pospam Terpadu Operasi Ketupat Candi 2021, Kapolda Jawa Tengah Irjen.Pol. Ahmad Luthfi beserta jajarannya, dan Dirpamobvit, Dansat Brimob, Dirlantas, Kapolres Klaten, serta Kapolres Sragen dan Wadanyon C/saebumi.

Klaten - Kapolda Jawa Tengah Irjen.Pol. Ahmad Luthfi melakukan pengecekan Pospam Terpadu Operasi Ketupat Candi 2021 di dua Kabupaten Jawa Tengah. Pengecekan dilakukan pertama kali di Pos Penyekatan Exit Tol Pungkruk Sragen pagi tadi, Rabu (12/5/21).

Kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Klaten. Dijelaskan oleh Kapolda Jateng, kegiatan ini adalah dalam rangka pengecekan sarana dan prasarana, serta kesiapan anggota yang berada di Pospam terpadu yang berada di Kabupaten Sragen dan Kabupaten Klaten.

“Kita juga melakukan pengecekan Pos Penyekatan Lebaran Ops Ketupat Candi 2021, yang berada di Pos Penyekatan Lebaran Ops Ketupat Candi 2021 Prambanan Polres Klaten. Semuanya berjalan lancar dan lalin tampak lengang,” jelas Kapolda Jateng saat memberikan keterangan pers di Exit Tol Pungkruk Sragen.

Kata Kapolda Jateng, dari 14 titik penyekatan yang di lakukan Polda Jateng, kesiap siagaan penuh telah dilakukan anggotanya dalam melakukan penyekatan ini.

Kapolda Juga menjelaskan, bahwa selama kegiatan penyekatan ini, hampir 70.000 lebih sudah dilakukan pemerikasaan terhadap kendaraan di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Kendaraan yang sudah diperiksa tersebut, kendaraan yang akan masuk kewilayah Jawa Tengah. Hal ini kita lakukan sesuai anjuran pemerintah, agar bisa menekan dan mencegah penyebaran Covid 19 di Wilayah Jateng dari pemudik yang masuk ke Jawa Tengah ini,” jelas Luthfi.

Lanjut Kapolda, masyarakat dihimbau agar tidak mengadakan mudik tahun ini, dikarenakan hal tersebut bisa menjadi malapetaka bagi keluarga. Dikarenakan, Covid 19 masih meningkat di Indonesia. Ia juga meminta kepada warga masyarakat untuk tidak melakukan aksi nekat mudik tahun ini.

“Tahan dulu rasa kangen kita kepada keluarga, agar penyebaran Covid 19 dapat kita tekan bersama. Ikuti dan patuhi peraturan pemerintah, sekali lagi jangan lakukan aksi nekat untuk mudik kedaerah khususnyan Jawa Tengah, bahaya Covid 19 masih mengancam kita semua,” ungkapnya. (syl / ags)

Bagikan Artikel

Rekomendasi