BNNK Karangasem Tegaskan Pecandu yang Lapor Tidak akan Ditangkap

Kamis, 27 Mei 2021 : 22.18
Raker pembrantasan Narkoba di Vila Surgawi Ujung, Karangasem Kamis (27/5/2021)/Kabarnusa.

Amlapura - Bagi warga yang mau melaporkan dirinya sebagai pecandu narkoba petugas tidak akan dilakukan penangkapan sebaliknya diberikan fasilitas untuk proses penyembuhan dengan melaukan rehabilitasi.

Untuk itu, BNNK Karangasem meminta kalau kalau ada pecandu agar melaporkan diri dan akan direhabilitasi.

"Kalau mau lapor tidak akan kami tangkap," tegas Plt Kepala BNNK Karangasem Kompol AA Gde Mudita kepada awak media saat Raker pembrantasan Narkoba di Vila Surgawi Ujung, Karangasem, Kamis (27/5/2021).

Bahkan saat rehab dilakukan identitas mereka akan dirahasiakan. Sehingga yang bersangkutan jika kalau pelajar tetap bisa sambil belajar dan yang bekerja masih bisa tetap bekerja seperti biasa.

Pada kesempatan itu, Mudita mengajak awak media Karangasem bersama sama dengan komponen masyarakat lainya untuk memerangi Narkoba. Ditegaskan lagi, narkoba merupakan bahaya laten yang sangat berbahaya. Bahkan di Indonesia sendiri sudah darurat narkoba.

Pihaknya telah melakukan berbagai langkah untuk menekan peredaran gelap barang terlarang tersebut. Diantaranya dengan melakukan penegakan hukum, sosialisasi dan juga rehabilitasi. Sosialisasi saat pandemi sekarang ini juga dilakukan melalui medsos.

Diakuinya, kendala yang dihadapi BNNK Karangasem diantaranya adalah soal sumber daya manusia. BNNK Karangasem saat ini masih kekurangan personel. "Saat ini ada 23 personel sampai jabatan kepala," ujarnya sembari menambahkan, ideal jumlah pegawai 78 orang.

Untuk penyidik di BNNK hanya ada satu orang yakni kasi berantas. Karena terbatasnya personil saat ini banyak terjadi rangkap jabatan di BNNK. Adapun target penegakan hukum setahun sebanyak satu kali selama satu tahun.

Mudita juga menegaskan saat ini sudah ada varian baru narkoba di Indonesia.

Untuk varian yang sudah tercatat di dinas kesehatan sebanyak 195 varian. Hanya saja untuk varian baru balum masuk di Karangasem. Sementara untuk rehabilitasi di Karangasem sampai bulan mei ini sebanyak 100 orang.

Untuk daerah rawan di Karangasem diantaranya di kawasan pelabuhan. Sementara kecamatan Kubu juga termasuk yang cukup rawan di Karangasem.

BNNK Karangasem juga meminta kalau kalau ada pecandu agar melaporkan diri dan akan direhabilitasi. "Kalau mau lapor tidak akan kami tangkap," tegasnya lagi.

Bahkan saat rehab dilakukan identitas juga akan dirahasiakan. Sehingga yang bersangkutan jika kalau pelajar tetap bisa sambil belajar dan yang bekerja masih bisa tetap bekerja seperti biasa. (nik)

Bagikan Artikel

Rekomendasi