Bandara Ngurah Rai Siagakan 1.677 Personil Gabungan saat Peniadaan Mudik Lebaran

Jumat, 07 Mei 2021 : 00.00
Bandara Ngurah Rai,tetap beroperasi, tetapi hanya melayani bagi calon penumpang yang memiliki kepentingan dinas, pengobatan dan berduka dikecualikan bisa melakukan penerbangan/Dok. Humas Cabang API Ngurah Rai.

Badung - Posko Terpadu di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menyiagakan 1.677 personil gabungan secara bergantian melakukan pengamanan untuk mendukung pelaksanaan peniadaan mudik lebaran pada Hari Raya Idul Fitri 1422 Hijriyah.

Petugas terus melaksanakan tugas bersinergi dengan unsur keamanan eksternal seperti TNI Angkatan Udara dan Polsek Kawasan Bandara.

Guna memastikan kelancaran operasional di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada masa peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Siagakan Posko Terpadu pengendalian transpotasi udara.

Sesuai kebijakan pemerintah dalam mengantisipasi penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) melalui Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021, dilakukan pembatasan peniadaan mudik dari 6 – 17 Mei 2021 kepada masyarakat pada momen lebaran.

Bandara Ngurah Rai,tetap beroperasi, tetapi hanya melayani bagi calon penumpang yang memiliki kepentingan dinas, pengobatan dan berduka dikecualikan bisa melakukan penerbangan.

"Maskapai di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali yang beroperasi pada penerbangan dimasa peniadaan mudik berdasarkan planning schedule flight, Garuda Indonesia, Air Asia dan Citilink dengan rute Jakarta, Makassar, Surabaya dan Kupang,” jelas Herry A.Y. Sikado, General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali dalam rilis, Kamis 6 Mei 2021.

Pihaknya mendukung kebijakan pemerintah masa peniadaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dengan menyiapkan Posko Terpadu agar kelancaran pada pembatasan penerbangan tetap kondusif, utamanya pada proses verifikasi bagi calon penumpang yang dikecualikan.

"Posko terpadu dimaksimalkan untuk yaitu memastikan pelayanan operasi penerbangan, pelayanan bandara, pelayanan pengguna jasa, pelayanan umum dan penyiapan serta pelaporan informasi data dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.

Posko terpadu ini beroperasi selama 19 (6 – 24 Mei 2021) mengikuti jam operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai,pukul 07.00 – 20.00 WITA.

Terkait operasional masa pembatasan penerbangan selain penerbangan kategori khusus, penerbangan kargo juga dilayani, “Bandara I Gusti Ngurah Rai tetap disiagakan jika ada penerbangan yang urgent seperti medical flight dan military flight.

Meski ada pembatasan penerbangan, pihaknya komitmen tetap menjaga layanan kepada kepengguna jasa, Calon penumpang dengan kepentingan penerbangan dikecualikan dihimbu agar memastikan dokumen sesuai syarat sebab saat di Bandara I Gusti Ngurah Rai – Bali akan ada 4 tahap pemeriksaan yaitu Aviation Security, Satgas Covid-19, Kantor Kesehatan Pelabuhan dan Maskapai. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi