Terbalik Dihempas Ombak, Nelayan Buleleng Selamat Mengapung Semalaman di Atas Jukung

Rabu, 07 April 2021 : 12.31
Tiga orang personil dari tim SAR gabungan menuju lokasi area pencarian kurang lebih pukul 06.15 Wita dengan Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Pelabuhan Celukan Bawang/Dok.Basarnas Bali.

Buleleng - Seorang nelayan asal Desa Kalibukbuk Kabupaten Buleleng Bali dilaporkan selamat setelah bertahan semalaman di atas jukung yang terbalik akibat dihempas ombak.

Diketahui identitas nelayan itu nama Putu Tirtayasa (44).Dia dikikabarkan belum kembali dari melaut sejak Selasa (6/4/2021) pagi.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) mendapatkan laporan Agus Dharma Wijaya (BPBD Buleleng) keesokan harinya sekitar pukul 05.05 Wita.

"Laporan pagi tadi, seorang nelayan melaut dari kemarin pukul 04.00 Wita dan biasanya sudah kembali sekitar pukul 18.00 Wita, selanjutnya kami kerahkan tim dari Pos SAR Buleleng berjumlah 9 orang," ungkap Kepala Kantor Basarnas Bali.Gede Darmada.

Korban melaut dengan menggunakan jukung menuju perairan Sangsit Kabupaten Buleleng.

Tiga orang personil dari tim SAR gabungan menuju lokasi area pencarian kurang lebih pukul 06.15 Wita dengan Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Pelabuhan Celukan Bawang.

Sementara itu beberapa personil lainnya berkoordinasi dengan pihak keluarga dan unsur SAR terkait untuk memperoleh informasi lebih lanjut dan pergerakan SRU lainnya dalam upaya pencarian.

Hingga akhirnya pukul 08.20 Wita diperoleh informasi, korban telah ditemukan dalam keadaan selamat oleh nelayan yang melaut dengan jukung.

"Tirtayasa ditemukan pada pukul 08.15 Wita oleh jukung nelayan di Perairan Air Sanih posisi kisaran 10 Nm dari bibir pantai," ungkap Darmada.

Jukung digunakan melaut terhempas ombak dan terbalik. Beruntung ia berhasil bertahan semalaman dengan mengapung-apung di atas jukung yang terbalik.

"Pada pukul 09.43 Wita target sudah tiba di pantai Kalibubuk," imbuhnya.

Selain dari Basarnas Bali, unsur SAR lainnya yang terlibat dalam operasi SAR diantaranya TNI AL, Dinas Perikanan, Bhabinkamtibmas, BPBD Buleleng, Polsek Kota Singaraja, potensi SAR Radio 115, pihak keluarga dan nelayan. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi