Pengaduan YLKI Terkait Komoditas Telekomunikasi Selama Pandemi Melonjak Tajam

Kamis, 08 April 2021 : 21.55
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi/Dok.Kabarnusa

Jakarta - Berdasar Data Bidang Pengaduan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia YLKI terkait komoditas telekomunikasi selama pandemi melonjak tajam.

Di Indonesia, pandemi Covid-19 telah berjalan satu tahun lamanya, lebih dari 1.5 juta masyarakat Indonesia terkonfirmasi positif. Dan lebih dari 130 ribu orang Indonesia meninggal dunia karena terpapar virus Covid-19.

Upaya pengendalian Covid-19 terus dilakukan, salah satunya dengan penerapan _Work from Home_ (WfH), dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Instrumen utama untuk mewujudkan WfH dan PJJ adalah akses internet.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengungkapkan, penggunaan internet mengalami lonjakan tajam. Secara keseluruhan lebih dari 207 juta masyarakat kini mampu mengakses internet.

Namun di sisi lain, saat kebutuhan internet untuk WfH dan PJJ begitu urgen, tetapi keandalan internet masih sering dikeluhkan oleh masyarakat. Keluhan keluhannya antara lain: internet mengalami diskoneksi, sinyal timbul tenggelam, hilang sinyal bahkan mengalami _black out_ total.

"Tentu saja hal ini sangat mengganggu kenyamanan dan merugikan konsumen dalam menggunakan internet," ujarnya dalam rilis, Kamis (8/4/2021). Data Bidang Pengaduan YLKI terkait komoditas telekomunikasi selama pandemi juga melonjak tajam.

Salah satu operator telekomunikasi yang dikeluhkan konsumen adalah produk PT Telkom, yaitu Indihome. Keluhan konsumen Indihome di YLKI sejatinya tidak tertinggi, tetapi rating kelima dari total pengaduan masalah telekomunikasi.

"Namun dikarenakan Indihome adalah berskala nasional dan merupakan milik BUMN, maka kiprahnya perlu kita sorot," dalihnya. Oleh karena itu, YLKI membuka Posko Pekan Pengaduan Konsumen Jasa Tlekomunikasi "Indihome"*, mulai 1-15 April April 2021.

Tujuan diselenggarakannya program ini adalah: pertama, untuk mencarikan jalan keluar dan menjembatani berbagai keluhan konsumen dengan pihak operator telekomunikasi (Telkom).

Kedua, untuk upaya memberdayakan konsumen agar berani melakukan pengaduan yang sifatnya konstruktif, untuk meningkatkan indeks keberdayaan konsumen.

Dan ketiga, untuk pembelajaran bagi operator agar lebih bisa mendengar atas keluhan dan pengaduan konsumennya. Dari sisi momen, selain karena pandemi, kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka menyongsong dan memeringati Hari Konsumen Nasional (Harkonas), pada 20 April.

2021. Diharapkan dengan upaya ini ada penyelesaian permasalahan konsumen secara _win win solution_ dan berjangka panjang.

YLKI mengajak masyarakat, khususnya yang mempunyai keluhan/pengaduan terkait pelayanan Indihome, untuk mengadukan permasalahan tersebut via kanal pengaduan di YLKI

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi

Bagikan Artikel

Rekomendasi