Film Pulau Plastik Ajak Masyarakat Kelola Sampah Plastik Sekali Pakai

Minggu, 18 April 2021 : 16.34
Melalui pendistribusian film Pulau Plastik, kampanye ini bertujuan untuk mengubah perilaku masyarakat./kabarnusa

Denpasar - Film dokumenter Pulau Plastik akan segera tayang di bioskop yang ada di Bali pada tangal 22 April sampai 25 April 2021. Film Pulau Plastik merupakan kampanye kolaboratif dalam menangani isu plastik sekali pakai di Bali dan sekitarnya.

Melalui pendistribusian film Pulau Plastik, kampanye ini bertujuan untuk mengubah perilaku masyarakat agar mampu menolak, mengurangi, menggunakan ulang, serta mendaur ulang plastik sekali pakai.

Mendukung implementasi kebijakan Pemerintah Provinsi Bali terkait pelarangan plastik sekali pakai secara berkelanjutan dan mendorong adopsi dan implementasi kebijakan terkait plastik sekali pakai pada skala nasional.

Gede Robi Supriyanto salah satu seorang pemeran protagonis dalam film ini mengatakan, banyak pelajaran yang saya dapat pembuatan film ini.

“Dulu dianggap plastik itu ekonomis. Tapi setelah perhitungan ini itu, biayanya jauh lebih besar dan tidak ekonomis sama sekali. Bahkan saya tahu plastik yang didaur ulang itu hanya 9 sampai 12 persen saja,” kata Robi di kebun Vintage Denpsar (18/14/2021).

Robi mengatakan isu sampah plastik ini sudah disurakan sejak lama namun di Bali pada tahun 2019 meneluarkan pegub tentang kantong plastik. Selama ini, sosialisasi soal sampah plastik masih kurang terlihat dari sekolahan tak terlihat ada pembelajaran tentang pemilahan sampah.

“Lewat film ini ada banyak hal yang bisa dipetik, dan semoga ada jembatan antara peneliti, korporasi dan juga pemerintah dalam penanganan masalah sampah plastik ini,” katanya.

Produser Film, Lakota Moira menyebutkan Bali kerap kali menjadi sorotan tentang polusi plastik utamanya di pantai. Ada banyak komunitas yang bergerak di Bali untuk mengkampanyekan anti plastik sekali pakai ini.

“Hanya masalah sampah plasti yang terekspose dari Bali. Lewat film akan menjawab pertanyaan, adakah solusi lokal wisdom dalam mengatasi polusi sampah plastik di Bali,” katanya. (lif)

Bagikan Artikel

Rekomendasi