Berkeliaran di Jalanan Denpasar, Petugas Pulangkan Pengamen ke Daerah Asal

Kamis, 15 April 2021 : 00.33
Pengamen ditertibkan saat Satpol PP melakukan patroli lingkungan sambari sosialisasi protokol kesehatan PPKM/Dok. Humas Pemkot Denpasar

Denpasar - Para pengamen dan gelandangan yang terjaring petugas Satpol PP Kota Denpasar akan segera dipulangkan ke kampung halamannya.

"Mereka terjaring di Jalan Pidada Denpasar," sebut Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga dalam keterangannya, Rabu 14 April 2021.

Pengamen ditertibkan saat Satpol PP melakukan patroli lingkungan sambari sosialisasi protokol kesehatan PPKM.

Diketahui dari pendataan, para pengamen bernama Paris berasal dari Luar Bali. Karena itu, untuk tindak selanjutnya setelah dilakukan pembinaan akan dipulangkan ke daerah asal.

Kepada petugas, mereka mengaku tidak memiliki pekerjaan semenjak pandemi covid 19 sehingga nekat mengamen di sejumlah perempatan jalan Kota Denpasar.

Kendati begitu, pihaknya tetap menertibkan dan memberikan sanksi sesuai perda. Apalagi, mengaku kegiatan mengamen di jalanan melanggar ketertiban umum. Bagi yang melanggar akan ditertibkan dan akan mendapatkan sanksi sesuai perda yang ada.

Diketahui pula, banyak pengamen ada koordinator yang memantau dan mengkordinir mereka. Pihaknya secara rutin melakukan penertiban bahkan melakukan penertiban dengan menyamar berpakian preman.

“Keberadaan mereka sangat menganggu ketertiban umum. Untuk pengamen mereka bermodal gitar-gitar kecil,” imbuhnya. Saat ini, mereka itu diamankan di Kantor Satpol PP Kota Denpasar untuk langkah selanjutnya akan dipulangkan ke daerah asalnya.

Sayoga berharap semua pihak ikut mengawasi, sehingga di Kota Denpasar tidak lagi ditemukan gelandangan dan pengamen. “Ini Keberadaan pengamen di perempatan jalan sangat mengganggu dan bahkan bisa mengancam keselamatan pengendara dan keselamatan mereka,” tutupnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi