AXA Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp1 Triliun di Tahun 2020

Jumat, 16 April 2021 : 00.09
(ki-ka) Rudi Nugraha, Direktur AXA Mandiri, Rudy Kamdani, Direktur Kepatuhan AXA Mandiri, Handojo G. Kusuma, Presiden Direktur AXA Mandiri, Henky Oktavianus, Direktur AXA Mandiri dalam konferensi pers kinerja keuangan AXA Mandiri tahun 2020 di Jakarta, Kamis (15/4/2021)/Dok. Axa Mandiri.

Jakarta - Meski pandemi Covid-19 kinerja AXA Mandiri tumbuh positif pada tahun 2020 dengan keberhasilan mendulang laba bersih mencapai Rp1 Triliun.

Selain itu, transformasi bisnis yang dilakukan AXA Mandiri menghasilkan beberapa pencapaian lainnya, yaitu total aset tercatat naik 15% menjadi Rp 37,6 triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp32,75 triliun.

"Total ekuitas AXA Mandiri tercatat tumbuh 3% menjadi Rp2,99 triliun dan laba bersih tercatat lebih dari Rp 1 triliun," sebut Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma dalam keterangan tertulisnya, Kamis 15 April 2021.

Selain itu, AXA Mandiri) mencatatkan kinerja positif di dengan membukukan pendapatan premi senilai lebih dari Rp 11 triliun di tahun 2020. Jumlah itu, meningkat 18% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma mengatakan bahwa pencapaian kinerja positif ini tidak terlepas dari hasil kerja sama tim yang luar biasa, mulai dari tenaga pemasar, karyawan, mitra bisnis, hingga dukungan dari para pemegang saham AXA Mandiri.

"Pendapatan Premi menjadi penyumbang utama atau 91% dari total pendapatan AXA Mandiri yang berjumlah lebih dari Rp 12 triliun," ungkap Handojo dalam keterangan tertulis diterima IndoBaliNews, Kamis 15 April 2021.

Disebutkan, kondisi keuangan AXA Mandiri yang sehat tercermin dari pencapaian Rasio Solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) yakni mencapai 536%.

Kata Handojo, angka tersebut jauh di atas batas minimum yang ditentukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yaitu 120%. “Pandemi telah mengajarkan kita untuk memiliki mental tangguh, serta adaptif dalam merespon perubahan yang terjadi," tuturnya.

Pihaknya melihat tantangan dengan perspektif yang optimis dan dengan semangat #KnowYouCan, kami selalu yakin terhadap kemampuan jaringan layanan serta teknologi digital kami untuk tetap memberikan solusi proteksi berstandar global kapan pun dan di mana pun kepada nasabah.

Dengan visi diusung “from payer to partner,” masa pandemi ini pihaknya menghadirkan nilai lebih kepada nasabah melalui perlindungan bagi mereka serta keluarga tercinta dan manfaat yang dapat memberikan ketenangan jiwa di masa yang tidak menentu.

Bertindak sebagai mitra nasabah dalam menghadapi berbagai risiko hidup, AXA Mandiri telah membayarkan klaim dan manfaat senilai Rp 4,8 triliun sepanjang tahun 2020.

"Melalui nilai klaim dan manfaat yang menjadi wujud komitmen AXA Mandiri dalam memberikan manfaat perlindungan asuransi ini, diharapkan dapat meringankan beban finansial dan membantu nasabah dalam mencapai tujuan keuangan mereka," imbuhnya.

Lebih lanjut Handojo menjelaskan, data analitik menjadi dasar dalam pengembangan solusi perlindungan dan segmentasi nasabah, sehingga AXA Mandiri dapat menyediakan solusi perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah kepada lebih dari 1 juta pemegang polis kami.

Di samping itu, percepatan transformasi digital juga menjadi pendorong kinerja positif tersebut.

“Pemanfaatan teknologi digital terbukti dapat meningkatkan kualitas pelayanan, produktivitas Financial Advisor kami, dan efektivitas dalam menjalankan bisnis. Yang tak kalah pentingnya, teknologi digital memberikan kemudahan kepada para nasabah untuk selalu terhubung dan mendapatkan pelayanan dari AXA Mandiri”, ujarnya. (rhm)

Bagikan Artikel

Rekomendasi